908 Hari di Orbit, Pesawat Rahasia Angkatan Luar Angkasa AS Mendarat ke Bumi
Senin, 14 November 2022 - 17:52 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian ada FalconSat-8 Akademi Angkatan Udara AS yang luncurkan dan tetap berada di orbit sebagai laboratorium langsung untuk taruna Akademi Angkatan Laut. Selain itu, ada Eksperimen Material Exposure and Technology Innovation in Space (METIS-2) NASA.
Eksperimen ini untuk menguji lapisan kontrol termal, bahan elektronik tercetak, dan bahan pelindung radiasi di luar angkasa dengan model komputer. Di sisi biologis, muatan NASA lainnya membawa benih ke luar angkasa untuk mempelajari efek radiasi kosmik dan menguji tanaman potensial di pangkalan luar angkasa di masa depan.
![908 Hari di Orbit, Pesawat Rahasia Angkatan Luar Angkasa AS Mendarat ke Bumi]()
“Kemampuan untuk melakukan eksperimen di orbit dan membawanya pulang dengan selamat untuk analisis mendalam di lapangan telah terbukti sangat berharga bagi Departemen Angkatan Udara dan komunitas ilmiah. Penambahan modul layanan pada OTV-6 memungkinkan kami menjadi tuan rumah lebih banyak percobaan daripada sebelumnya,” kata Letnan Kolonel Joseph Fritschen, Direktur Program X-37B Departemen Angkatan Udara dikutip SINDOnews dari laman newatlas, Senin (14/11/2022).
Baca juga; Pesawat X-37B Sanggup Mengorbit 700 Hari, Dicurigai Mampu Menembak Jatuh Satelit
Misi OTV-6 juga memperkenalkan modul layanan baru berbentuk cincin yang dipasang di buritan pesawat. Modul ini menyediakan lebih banyak ruang muatan untuk lebih banyak eksperimen. Misi OTV-6 melampaui rekor terlama sebelumnya yaitu 780 hari di orbit yang dipegang oleh OTV-5.
Eksperimen ini untuk menguji lapisan kontrol termal, bahan elektronik tercetak, dan bahan pelindung radiasi di luar angkasa dengan model komputer. Di sisi biologis, muatan NASA lainnya membawa benih ke luar angkasa untuk mempelajari efek radiasi kosmik dan menguji tanaman potensial di pangkalan luar angkasa di masa depan.

“Kemampuan untuk melakukan eksperimen di orbit dan membawanya pulang dengan selamat untuk analisis mendalam di lapangan telah terbukti sangat berharga bagi Departemen Angkatan Udara dan komunitas ilmiah. Penambahan modul layanan pada OTV-6 memungkinkan kami menjadi tuan rumah lebih banyak percobaan daripada sebelumnya,” kata Letnan Kolonel Joseph Fritschen, Direktur Program X-37B Departemen Angkatan Udara dikutip SINDOnews dari laman newatlas, Senin (14/11/2022).
Baca juga; Pesawat X-37B Sanggup Mengorbit 700 Hari, Dicurigai Mampu Menembak Jatuh Satelit
Misi OTV-6 juga memperkenalkan modul layanan baru berbentuk cincin yang dipasang di buritan pesawat. Modul ini menyediakan lebih banyak ruang muatan untuk lebih banyak eksperimen. Misi OTV-6 melampaui rekor terlama sebelumnya yaitu 780 hari di orbit yang dipegang oleh OTV-5.
(wib)
Lihat Juga :