Orang Mesir Kuno Sudah Gunakan Stempel Logam untuk Menandai Para Budak
Sabtu, 12 November 2022 - 17:17 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, stempel logam yang digunakan untuk menandai tahanan di ukiran Medinet Habu terlihat berbeda dari stempel logam untuk ternak yang digunakan dalam lukisan Mesir kuno. Dari ukiran itu menunjukkan bahwa stempel logam itu dicelupkan dalam mangkuk pigmen.
Baca juga; 5 Makam Mesir Kuno yang Indah Ditemukan di Saqqara Mesir, Milik Pejabat Tinggi Firaun
![Orang Mesir Kuno Sudah Gunakan Stempel Logam untuk Menandai Para Budak]()
Sementara tulisan-tulisan Mesir kuno menyatakan bahwa orang kadang-kadang dibeli dan dijual sebagai properti, dan mungkin dengan tanah tempat mereka hidup, yang sekarang disebut budak. Ada juga bukti bahwa mas kawin seorang budak mungkin dibayar oleh pemiliknya dan bahwa banyak budak diadopsi ke dalam keluarga.
“Ada bukti bahwa orang sering dibebaskan dari perbudakan, dan menjadi anggota tetap masyarakat Mesir,” tuturnya.
Antonio Loprieno, seorang Egyptologist di University of Basel di Swiss mengatakan bahwa hanya orang asing, bukan orang Mesir asli, yang telah ditandai dengan cara ini. “Jadi stempel perunggu yang digunakan untuk manusia, secara empiris untuk menandai jumlah pekerja dan tentara asing di Mesir,” katanya.
Baca juga; 5 Makam Mesir Kuno yang Indah Ditemukan di Saqqara Mesir, Milik Pejabat Tinggi Firaun

Sementara tulisan-tulisan Mesir kuno menyatakan bahwa orang kadang-kadang dibeli dan dijual sebagai properti, dan mungkin dengan tanah tempat mereka hidup, yang sekarang disebut budak. Ada juga bukti bahwa mas kawin seorang budak mungkin dibayar oleh pemiliknya dan bahwa banyak budak diadopsi ke dalam keluarga.
“Ada bukti bahwa orang sering dibebaskan dari perbudakan, dan menjadi anggota tetap masyarakat Mesir,” tuturnya.
Antonio Loprieno, seorang Egyptologist di University of Basel di Swiss mengatakan bahwa hanya orang asing, bukan orang Mesir asli, yang telah ditandai dengan cara ini. “Jadi stempel perunggu yang digunakan untuk manusia, secara empiris untuk menandai jumlah pekerja dan tentara asing di Mesir,” katanya.
(wib)
Lihat Juga :