Orang Mesir Kuno Sudah Gunakan Stempel Logam untuk Menandai Para Budak

Sabtu, 12 November 2022 - 17:17 WIB
loading...
Orang Mesir Kuno Sudah...
Penemuan 10 stempel logam berusia 3.000 tahun yang lalu, menunjukkan orang Mesir kuno sudah mengenal praktik perbudakan. Foto/The Trustees of the British Museum/Live Science
A A A
KAIRO - Penemuan 10 stempel logam berusia 3.000 tahun yang lalu, menunjukkan orang Mesir kuno sudah mengenal praktik perbudakan. Para budak tubuhnya dicap dengan stempel logam yang terbuat dari perunggu.

Stempel logam berlogo khusus diperkirakan berasal dari dinasti ke-19 Mesir, dari sekitar tahun 1292 SM sampai dinasti ke-25 yang berakhir pada 656 SM. Tanda pada stempel logam ini ukurannya lebih kecil dari pada stempel logam untuk menandai ternak peliharaan.

“Bentuk stempel ini sangat kecil sehingga bukan digunakan untuk menandai sapi atau kuda. Saya tidak mengesampingkan kemungkinan penggunaan pada ternak, tetapi kami tidak memiliki bukti hewan kecil seperti kambing yang dicap, namun ada begitu banyak bukti lain dari manusia yang dicap,” kata Ella Karev, seorang ahli Mesir Kuno University of Chicago kepada Live Science, Sabtu (12/11/2022).

Baca juga; Perempuan Mesir Kuno Gunakan Tato untuk Perlindungan Ketika Melahirkan, Bergambar Dewa di Punggung Bawah

Stempel logam yang ditemukan saat ini menjadi koleksi British Museum dan Petrie Museum of Egyptian Archaeology di University College London. Ukuran stempel logam yang paling besar sekitar 10 sentimeter, sehingga bekas luka yang ditinggalkannya tidak akan terbaca jika dicap pada kulit ternak, jadi kemungkinan digunakan kepada para budak.

Beberapa stempel besi berlogo dari zaman Mesir kuno berukuran hampir sama persis dengan yang digunakan oleh orang Eropa pada orang-orang Afrika selama perdagangan budak trans-Atlantik berabad-abad kemudian. Berbagai literatur Mesir kuno juga berbicara tentang proses menandai budak, yang dianggap sebagai referensi praktik tato.

“Misalnya, terlihat dalam penggambaran tawanan perang dalam ukiran di Medinet Habu dekat Luxor di Mesir Atas (selatan) yang berasal dari dinasti ke-20, atau mungkin sekitar tahun 1185 SM,” ujar Karev.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Struktur Misterius di...
Struktur Misterius di Samping Piramida Agung Giza Jadi Tanda Tanya Besar
Rusak Parah, Mesir Merakit...
Rusak Parah, Mesir Merakit Kembali Perahu Raja Firaun
Australia Kembalikan...
Australia Kembalikan 17 Artefak Firaun Langka ke Mesir
Belanda Kembalikan Patung...
Belanda Kembalikan Patung Mesir Berusia 3.500 Tahun yang Dicuri
Kitab Orang Mati yang...
Kitab Orang Mati yang Hilang Selama Ribuan Tahun Ditemukan
Ilmuwan Terlusuri DNA...
Ilmuwan Terlusuri DNA Bangsa Mesir Kuno Pengikut Firaun dan Ini Hasilnya
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Israel Terus Bombardir...
Israel Terus Bombardir Gaza, Mesir Marah Besar!
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Rekomendasi
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Berita Terkini
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Infografis
Arab Saudi Gunakan AI...
Arab Saudi Gunakan AI untuk Cetak Penghafal Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved