Misteri Mumi Wanita Hamil Terungkap, Wajahnya Berhasil Direkonstruksi Ilmuwan Forensik
Kamis, 10 November 2022 - 21:36 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan wajah yang menutupi struktur tulang mengikuti aturan anatomi yang berbeda, sehingga prosedur standar dapat diterapkan untuk merekonstruksinya. Misalnya untuk membentuk bentuk hidungnya.
“Elemen yang paling penting adalah rekonstruksi ketebalan jaringan lunak di banyak titik di permukaan tulang wajah. Untuk ini, kami memiliki data statistik untuk berbagai populasi di seluruh dunia,” ujarnya.
Baca juga; Arkeolog Mesir Ungkap Rahasia Dua Mumi Bayi di Makam Raja Tutankhamun
![Misteri Mumi Wanita Hamil Terungkap, Wajahnya Berhasil Direkonstruksi Ilmuwan Forensik]()
Mumi Wanita Misterius ditemukan di makam kerajaan di Thebes, Mesir Hulu, yang berasal dari komunitas elite Theban. Muminya ditemukan pada awal 1800-an dan berasal dari abad pertama SM, saat Cleopatra menjadi Ratu dan kota Thebes menjadi pusat aktivitas.
Mumi itu dibawa keluar dari Mesir dan ke Warsawa pada bulan Desember 1826, ketika beberapa penemuan terpenting diungkap dari Lembah Para Raja Mesir. Meskipun awalnya dianggap sebagai sisa-sisa pendeta Hor-Jehuti, mumi itu ditemukan pada tahun 2016 sebagai seorang wanita yang dibalsem.
Tubuhnya telah dibungkus dengan hati-hati dengan kain dan ditinggalkan dengan satu set jimat yang kaya untuk melihatnya ke alam baka. “Mumifikasi adalah ekspresi dari perawatan yang diberikan untuk melestarikan seseorang untuk akhirat,” tulis Proyek Mummy Warsawa di laman Facebook.
“Elemen yang paling penting adalah rekonstruksi ketebalan jaringan lunak di banyak titik di permukaan tulang wajah. Untuk ini, kami memiliki data statistik untuk berbagai populasi di seluruh dunia,” ujarnya.
Baca juga; Arkeolog Mesir Ungkap Rahasia Dua Mumi Bayi di Makam Raja Tutankhamun

Mumi Wanita Misterius ditemukan di makam kerajaan di Thebes, Mesir Hulu, yang berasal dari komunitas elite Theban. Muminya ditemukan pada awal 1800-an dan berasal dari abad pertama SM, saat Cleopatra menjadi Ratu dan kota Thebes menjadi pusat aktivitas.
Mumi itu dibawa keluar dari Mesir dan ke Warsawa pada bulan Desember 1826, ketika beberapa penemuan terpenting diungkap dari Lembah Para Raja Mesir. Meskipun awalnya dianggap sebagai sisa-sisa pendeta Hor-Jehuti, mumi itu ditemukan pada tahun 2016 sebagai seorang wanita yang dibalsem.
Tubuhnya telah dibungkus dengan hati-hati dengan kain dan ditinggalkan dengan satu set jimat yang kaya untuk melihatnya ke alam baka. “Mumifikasi adalah ekspresi dari perawatan yang diberikan untuk melestarikan seseorang untuk akhirat,” tulis Proyek Mummy Warsawa di laman Facebook.
Lihat Juga :