Paus Biru Konsumsi 43,5 Kg Mikroplastik Setiap Hari, Ilmuwan Khawatir Dampak Buruknya
Selasa, 08 November 2022 - 16:52 WIB
loading...
Seekor paus biru (Balaenoptera musculus) mengonsumsi hingga 10 juta keping mikroplastik setiap hari selama musim makan utama atau setara 43,5 kilogram. Foto/NewAtlas
A
A
A
SACRAMENTO - Seekor paus biru (Balaenoptera musculus) mengonsumsi hingga 10 juta keping mikroplastik setiap hari selama musim makan utama atau setara 43,5 kilogram. Ternyata hewan terbesar di dunia ini memakan lebih banyak plastik daripada hewan lain di Bumi.
Mikroplastik adalah potongan plastik berukuran panjang kurang dari 5 milimeter yang terbentuk seiring waktu karena polusi plastik terurai gelombang dan radiasi ultraviolet (UV) di permukaan laut. Potongan-potongan plastik kecil ini telah ditemukan di perut atau kotoran berbagai spesies di setiap tingkat jaring makanan laut.
Dalam sebuah studi baru, yang diterbitkan secara online 1 November di jurnal Nature Communications, para peneliti menggunakan model komputer prediksi jumlah plastik yang ditelan oleh tiga spesies paus balin. Ketiga jenis paus ini, yaitu paus biru, paus sirip (Balaenoptera physalus) dan paus bungkuk (Megaptera novaeangliae) yang berada di California Current Ecosystem, hotspot cetacea di Pasifik Timur.
Baca juga; Pemandangan Tak Biasa, Paus Selatan Mengadopsi Anak Paus Bungkuk
Hasilnya menunjukkan bahwa paus biru adalah yang paling banyak mengonsumsi plastik. Seekor paus biru menelan hingga 10 juta keping sehari selama musim makan utamanya. Paus biru menelan jauh lebih banyak plastik daripada spesies lain karena ukurannya yang sangat besar.
Sebagai perbandingan, paus bungkuk mengonsumsi hingga 200.000 potongan mikroplastik per hari. Jumlah ini 50 kali lebih sedikit daripada paus biru selama waktu makan puncaknya.
Potensi dampak kesehatan akibat mengonsumsi mikroplastik dalam jumlah besar yang mungkin dialami paus masih relatif belum diketahui. Tetapi para peneliti mencatat bahwa, paling tidak, membawa plastik yang tidak dapat dicerna berarti paus membakar lebih banyak energi.
Mikroplastik adalah potongan plastik berukuran panjang kurang dari 5 milimeter yang terbentuk seiring waktu karena polusi plastik terurai gelombang dan radiasi ultraviolet (UV) di permukaan laut. Potongan-potongan plastik kecil ini telah ditemukan di perut atau kotoran berbagai spesies di setiap tingkat jaring makanan laut.
Dalam sebuah studi baru, yang diterbitkan secara online 1 November di jurnal Nature Communications, para peneliti menggunakan model komputer prediksi jumlah plastik yang ditelan oleh tiga spesies paus balin. Ketiga jenis paus ini, yaitu paus biru, paus sirip (Balaenoptera physalus) dan paus bungkuk (Megaptera novaeangliae) yang berada di California Current Ecosystem, hotspot cetacea di Pasifik Timur.
Baca juga; Pemandangan Tak Biasa, Paus Selatan Mengadopsi Anak Paus Bungkuk
Hasilnya menunjukkan bahwa paus biru adalah yang paling banyak mengonsumsi plastik. Seekor paus biru menelan hingga 10 juta keping sehari selama musim makan utamanya. Paus biru menelan jauh lebih banyak plastik daripada spesies lain karena ukurannya yang sangat besar.
Sebagai perbandingan, paus bungkuk mengonsumsi hingga 200.000 potongan mikroplastik per hari. Jumlah ini 50 kali lebih sedikit daripada paus biru selama waktu makan puncaknya.
Potensi dampak kesehatan akibat mengonsumsi mikroplastik dalam jumlah besar yang mungkin dialami paus masih relatif belum diketahui. Tetapi para peneliti mencatat bahwa, paling tidak, membawa plastik yang tidak dapat dicerna berarti paus membakar lebih banyak energi.

Lihat Juga :