Tak Terduga, Badai Matahari Hantam Bumi Akibatkan Pemadaman Radio di Australia

Selasa, 08 November 2022 - 14:27 WIB
loading...
A A A
Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) mengklasifikasikan jilatan api matahari dalam lima kategori - A, B, C M dan X - berdasarkan intensitas sinar-X yang mereka keluarkan. Setiap tingkat memiliki 10 kali intensitas terakhir.
Tak Terduga, Badai Matahari Hantam Bumi Akibatkan Pemadaman Radio di Australia


Begitu mencapai Bumi, sinar-X dan radiasi ultraviolet yang dihasilkan oleh semburan matahari mengionisasi atom-atom di atmosfer atas. Jadi mustahil untuk memantulkan gelombang radio frekuensi tinggi dari mereka dan menciptakan pemadaman radio.

Baca juga; 5 Fakta Menarik Gerhana Bulan Total pada 8 November 2022, Nomor 4 Punya Julukan Unik

Pemadaman radio terjadi di area yang diterangi matahari selama waktu suar dan diklasifikasikan dari R1 hingga R5, menurut tingkat keparahannya. Suar terbaru ini menyebabkan pemadaman R2 sedang.

Aktivitas matahari, yang telah dilacak para astronom sejak 1775, naik dan turun menurut siklus sekitar 11 tahun. Aktivitas matahari sangat tinggi terjadi baru-baru ini, dengan jumlah bintik matahari hampir dua kali lipat dari prediksi NOAA.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan China Siap...
Rusia dan China Siap Halau Badai Matahari
Benua Australia Bergerak...
Benua Australia Bergerak Cepat, NOAA: Berpotensi Menabrak Indonesia
Australia Blokir TikTok...
Australia Blokir TikTok & Instagram U-16 Mulai 10 Desember, 1 Juta Akun Remaja Terdampak
Gangguan Jaringan Optus...
Gangguan Jaringan Optus Merenggut Tiga Nyawa di Australia
Australia Berniat Tak...
Australia Berniat Tak Gunakan YouTube untuk Konten Pemerintah
Foto 8K Matahari Bikin...
Foto 8K Matahari Bikin Heboh, Intip Detail Permukaan Paling Mengerikan dari Dekat!
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Rekomendasi
Menhut Ngaku Sempat...
Menhut Ngaku Sempat Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing: Sudah Dikembalikan 17 Hari sebelum OTT
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved