Eropa Mulai Haramkan Televisi Kualitas 8K dan 4K Tahun Depan

Selasa, 08 November 2022 - 08:00 WIB
loading...
Eropa Mulai Haramkan...
TV dengan kualitas 8K saat ini semakin banyak beredar di pasar. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Uni Eropa mulai mengharamkan televisi kualitas 8K dan 4K mulai tahun 2023. Pelarangan itu terjadi untuk seluruh televisi 8K dan sebagian besar televisi 4K.

Pelarangan itu terjadi karena seluruh televisi dengan kualitas 8K dan sebagian besar televisi 4K menyerapkan daya listrik yang sangat besar. Hal itu tidak sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan Uni Eropa baru-baru ini.

Dalam kebijakan baru itu Uni Eropa telah memberikan label khusus buat seluruh produk elektronik, terutama televisi, yang dianggap paling boros menyerap energi. Label yang diberikan dari A sampai G dimana G merupakan label yang paling boros energi.

Baca juga : Ini Perbandingan Fitur Keselamatan Hyundai STARGAZER dan Toyota Avanza Tipe Tertinggi

Eropa Mulai Haramkan Televisi Kualitas 8K dan 4K Tahun Depan

Detailnya sejak 1 September 2021, setiap label televisi dan layar sudah mencantumkan konsumsi listrik dalam kWh. Konsumsi listrik itu dihitung berdasarkan selama 1.000 jam dalam mode high dynamic range (HDR). Dari situ baru dihitung televisi tersebut mendapat label A atau G.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
LG Tepis Isu Keluar...
LG Tepis Isu Keluar dari Pasar TV dan Menjual Bisnisnya ke Hisense
TV Panasonic Hilang...
TV Panasonic Hilang dari Pasaran, Jepang Kembali Kehilangan Ikon Elektronik
Instagram dan TikTok...
Instagram dan TikTok Siapkan Aplikasi untuk Layar TV
Cara Setting Parabola...
Cara Setting Parabola untuk Nonton TV Digital
Xiaomi TV S Mini LED...
Xiaomi TV S Mini LED Series 2025: Standar Baru Pengalaman Visual yang Imersif
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Rekomendasi
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, Asosiasi Minta Vape Legal Dibedakan dengan Penyalahgunaan Narkoba
PKS Ajak Gema Keadilan...
PKS Ajak Gema Keadilan Jadi Inkubator Pemimpin Muda
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Berita Terkini
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved