Dampak Perburuan Liar, Ukuran Cula Badak Terus Menyusut dalam Satu Abad
Selasa, 01 November 2022 - 17:09 WIB
loading...
A
A
A
"Kami sangat senang bahwa kami dapat menemukan bukti dari foto-foto bahwa cula badak telah menjadi lebih pendek dari waktu ke waktu. Mereka mungkin salah satu hal yang paling sulit untuk dikerjakan dalam sejarah alam karena masalah keamanan," kata Oscar Wilson, mantan peneliti di Departemen Zoologi Universitas Cambridge, yang sekarang mengabdi di Universitas Helsinki, Finlandia.
Dia menambahkan, badak mengembangkan tanduk mereka karena suatu alasan. Spesies yang berbeda menggunakannya cara yang berbeda seperti membantu menangkap makanan atau untuk bertahan melawan pemangsa. “Jadi kami berpikir bahwa memiliki tanduk yang lebih kecil akan merusak kelangsungan hidup mereka,” katanya dikutip SINDOnews dari laman phys, Selasa (1/11/2022).
Baca juga; Jaringan Perdagangan Cula Badak dan Gading Gajah Dibongkar
Para peneliti juga mengukur bagian tubuh lainnya pada setiap foto badak, termasuk panjang tubuh dan kepala, sehingga panjang cula dapat diukur secara akurat sesuai dengan ukuran tubuh. Dengan menganalisis ribuan gambar dan foto yang dibuat selama 500 tahun terakhir, mereka juga melihat perubahan dramatis dalam persepsi manusia tentang badak sekitar tahun 1950, ketika hewan menjadi fokus upaya konservasi.
Ratusan foto yang menunjukkan badak ditembak mati oleh pemburu, diambil pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, termasuk dalam koleksi. Ini termasuk foto Presiden Amerika Theodore Roosevelt, yang diambil pada tahun 1911, berdiri dengan penuh kemenangan di atas badak hitam yang baru saja berhasil diburu.
Gambar awal lainnya menunjukkan badak sebagai hewan besar yang menakutkan mengejar manusia. Para peneliti berpikir gambar-gambar ini membantu membenarkan perburuan hewan-hewan ini.
Dia menambahkan, badak mengembangkan tanduk mereka karena suatu alasan. Spesies yang berbeda menggunakannya cara yang berbeda seperti membantu menangkap makanan atau untuk bertahan melawan pemangsa. “Jadi kami berpikir bahwa memiliki tanduk yang lebih kecil akan merusak kelangsungan hidup mereka,” katanya dikutip SINDOnews dari laman phys, Selasa (1/11/2022).
Baca juga; Jaringan Perdagangan Cula Badak dan Gading Gajah Dibongkar
Para peneliti juga mengukur bagian tubuh lainnya pada setiap foto badak, termasuk panjang tubuh dan kepala, sehingga panjang cula dapat diukur secara akurat sesuai dengan ukuran tubuh. Dengan menganalisis ribuan gambar dan foto yang dibuat selama 500 tahun terakhir, mereka juga melihat perubahan dramatis dalam persepsi manusia tentang badak sekitar tahun 1950, ketika hewan menjadi fokus upaya konservasi.
Ratusan foto yang menunjukkan badak ditembak mati oleh pemburu, diambil pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, termasuk dalam koleksi. Ini termasuk foto Presiden Amerika Theodore Roosevelt, yang diambil pada tahun 1911, berdiri dengan penuh kemenangan di atas badak hitam yang baru saja berhasil diburu.
Gambar awal lainnya menunjukkan badak sebagai hewan besar yang menakutkan mengejar manusia. Para peneliti berpikir gambar-gambar ini membantu membenarkan perburuan hewan-hewan ini.
Lihat Juga :