Kwangmyong Bikin Desas-Desus Kematian Kim Jong-un Mustahil Ditembus

Senin, 27 April 2020 - 20:21 WIB
loading...
A A A
Jaringan internet di Korut pun tergolong kecil dengan hanya terdiri dari 1.024 alamat Internet Protocol (IP) bagi 25 juta warganya sebagai perbandingannya Amerika Serikat memiliki milyaran IP bagi 316 juta warganya. Tidak mengherankan jika kecepatan internet di Korut sangat lamban.

Tidak semua yang memiliki akses internet di Korut adalah pejabat elit. Beberapa departemen di Korut membutuhkan akses internet untuk menjalankan tugas mereka, misalnya para pembuat propaganda, ahli media, para peretas, serta sejumlah kecil peneliti dan teknokrat.

Ada beberapa alasan mengapa Korut memiliki akses internet. Alasan pertama tentu saja untuk melakukan propaganda, seperti yang terlihat belakangan ini dengan munculnya propaganda Korut di media seperti Youtube. Selain itu akses internet juga penting untuk menjangkau simpatisan mereka yang berada di luar Korut seperti di Korsel.

Alasan kedua adalah untuk peretasan, seperti yang dilakukan Korut kepada Sony sebagai protes soal pembuatan film yang menghina Kim Jong-un dan menjelek-jelekkan Korut. Sedangkan alasan yang ketiga adalah demi para pejabat elit Korut sendiri. Para pejabat elit ini tidak seperti kebanyakan warga Korut.

Mereka mengetahui apa saja yang terjadi di dunia mereka dam diperbolehkan mendapat fasilitas yang tidak bisa dinikmati rakyat biasa seperti buku, film-film, barang mewah, dan tentu saja internet.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Kirim Starlink...
AS Berencana Kirim Starlink untuk Hidupkan Layanan Internet Iran
China Curigai Proses...
China Curigai Proses Pembelian Manus oleh Meta
Cloudflare Ungkap Tren...
Cloudflare Ungkap Tren Penggunaan Internet 2025 Naik 19%
Strategi Digital Marketing...
Strategi Digital Marketing untuk Meningkatkan Keuntungan dan Otoritas Pasar Bisnis
DPR AS Selidiki Starlink...
DPR AS Selidiki Starlink Milik Elon Musk Terkait Penipuan di Myanmar
Afghanistan Gelap Gulita:...
Afghanistan Gelap Gulita: Takut Warga Akses Pornografi, Rezim Taliban Padamkan Internet Seluruh Negara
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Iran Pulihkan Akses...
Iran Pulihkan Akses Internet Global setelah Berbulan-bulan Dibatasi
Kim Jong-un Pamer Kekuatan,...
Kim Jong-un Pamer Kekuatan, Tembakkan Beberapa Rudal Balistik Korut
Rekomendasi
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Berita Terkini
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Infografis
Perkembangan Tentara...
Perkembangan Tentara Robotik China Bikin Para Ahli Khawatir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved