Tak Hanya Flying Dutchman, Inilah Kapal-kapal Hantu yang Berada di Perairan Indonesia

Minggu, 30 Oktober 2022 - 10:50 WIB
loading...
Tak Hanya Flying Dutchman,...
Tak hanya Kapal Hantu Flying Dutchman ternyata Indonesia banyak menyimpan bangkai kapal perang. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Tak hanya kapal hantu Flying Dutchman yang menyeret Indonesia ke dalam sejarah kapal legendaris tersebut. Dalam sebuah riset di sepanjang perairan negara-negara kawasan ASIA Tenggara (ASEAN) termasuk perairan Indonesia terdapat banyak ribuan harta karun kapal kapal perang sisa-sisa Perang Dunia ke-2.

BACA JUGA - Sejarah Kapal Hantu Flying Dutchman Ternyata Dimulai dari Indonesia

Penelitian mutakhir yang disajikan dalam sebuah konferensi arkeologi maritim mengungkapkan setidak-tidaknya 48 kapal karam—termasuk kapal-kapal Perang Dunia II dan beberapa kapal pascaperang—diangkat secara ilegal di Asia Tenggara.

Angka ini adalah lonjakan mengejutkan dari beberapa kapal karam yang diketahui sudah rusak atau hancur.

Hal ini terungkap saat Guardians of Sunda Strait diselenggarakan di Australian National Maritime Museum menjadi saksi bagi kisah-kisah kapal-kapa ltua tersebut meskipun situsnya sendiri sudah hancur.

Jepang kehilangan sebagian besar kapal karamnya. Negara-negara lain yang juga mengalami kehilangan adalah Australia, Amerika, Belanda, Inggris, Jerman, dan Swedia.

Namun, sumber-sumber yang dekat dengan masalah ini mengatakan bahwa angkanya mungkin jauh lebih tinggi lagi, mengingat sebuah perusahaan China mengklaim sudah menyelamatkan lebih dari 1.000 kapal karam di Laut China Selatan.

Kapal HMAS Perth dan USS Houston dalam Perang Dunia II, adalah salah satunya dengan fakta bahwa HMAS Perth, khususnya, banyak dipereteli dalam tahun-tahun belakangan ini.

Kapal Houston dan Kapal HMAS Perth I sendiri tenggelam akibat bertempur melawan kapal perang Jepang di Selat Sunda.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Rekomendasi
Ketika Uang Negara Rp35.914...
Ketika Uang Negara Rp35.914 Triliun Lenyap Dikorupsi sejak 2003
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
DPR Soroti Penggunaan...
DPR Soroti Penggunaan Helikopter KPU, Harap Bisa Dapat Sanksi Tegas
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved