Ini Spesifikasi Drone Shahed-136 Buatan Iran yang Ditakuti Ukraina

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 06:30 WIB
loading...
Ini Spesifikasi Drone...
Drone Shahed-136 yang dikembangkan Iran berfungsi untuk menetralisir target dari jarak jauh. Drone ini membuat Iran dikenal di kancah global dalam teknologi drone kamikaze. Foto/Wikicommons
A A A
JAKARTA - Drone Shahed-136 yang dikembangkan Iran berfungsi untuk menetralisir target dari jarak jauh. Drone ini membuat Iran dikenal di kancah global dalam teknologi drone kamikaze, setelah dinilai sukses dalam perang Rusia Ukraina.

Drone ini memiliki konfigurasi sayap delta dengan kemudi yang menstabilkan di ujungnya. Bentuk elegan dicapai dengan memusatkan badan pesawat dan memadukannya dengan elemen sayap.

Bagian hidung berisi hulu ledak dan perangkat optik yang diperlukan untuk serangan presisi. Mesin diposisikan di bagian belakang badan pesawat dan menggerakkan baling-baling pendorong dengan dua bilah.

Baca juga; Rusia Sukses Gunakan Drone Kamikaze Gempur Ukraina Berkat Panduan Satelit Glonass

Drone ini diluncurkan hampir secara horizontal dengan kemiringan tertentu secara sederhana, dan fase pertama penerbangan dibantu Rocket-Assisted Take-Off (RATO). Segera setelah peluncuran, roket dibuang, dan unit mesin konvensional drone mengambil alih.

Drone ini dipersenjatai dengan empat atau delapan rudal, dan jika perlu, dapat dilengkapi dengan perangkat penghancur sendiri. Setelah menembakkan semua amunisi bisa menghancurkan target dan meledak.
Ini Spesifikasi Drone Shahed-136 Buatan Iran yang Ditakuti Ukraina


Drone Shahed-136 terbuat dari serat sehingga sulit dideteksi radar. Mesin drone sangat murah tetapi memungkinkan untuk mempercepat perangkat hingga 150 km/jam atau 20 km/jam lebih cepat daripada drone Bayraktar TB2 Turki yang digunakan oleh Angkatan Bersenjata Ukraina.

Baca juga; Jet Tempur MiG-29 Ukraina Jatuh, Klaim Hancurkan 5 Drone Rusia Buatan Iran

Drone membawa hulu ledak seberat 36 kg dan diklaim memiliki jangkauan sekitar 2.500 km. Namun, jika diasumsikan bahwa jarak terbang drone sebenarnya adalah dua hingga tiga kali lebih rendah dari yang disebutkan, ini masih dalam jarak yang sangat baik.

Drone Shahed-136 lebih praktis daripada drone Bayraktar TB2 Turki. Drone buatan Baykar Turki adalah gajah putih bagi Ukraina karena terlalu mahal untuk dipertaruhkan dan terlalu ringan dipersenjatai untuk digunakan.

(MG/Nabilah Rofiqoh Duri)
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Kekurangan Senjata...
AS Kekurangan Senjata Stategis Akibat Ketergantungannya pada Tungsten China
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Rekomendasi
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Makin Ketat, Ini Kriteria yang Dicari Para Juri
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved