Tren Metaverse Menurun, Ini Jawaban Meta Indonesia

Rabu, 19 Oktober 2022 - 18:51 WIB
loading...
Tren Metaverse Menurun,...
Metaverse tidak lagi jadi istilah seksi dalam beberapa bulan terakhir ini karena banyaknya pemberitaan buruk terkait Meta. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Tren soal metaverse terpantau menurun memasuki akhir 2022 ini. Padahal, sebelum-sebelumnya metaverse disebut sebagai “the next big thing”. Yakni, teknologi baru yang benar-benar akan mengubah kehidupan warga dunia.

Terlebih, ketika Facebook memutuskan mengubah nama mereka menjadi Meta . Sejak awal 2022 pemberitaan terkait konsep dunia virtual tersebut berdengung kencang. Meski demikian, dalam beberapa bulan terakhir nyaris tidak ada hal positif soal Meta . Mulai dari pendapatan turun, hingga pengguna metaverse Facebook yang kurang dari 200.000 (kecil sekali).

Menanggapi hal tersebut, Country Director Meta untuk Indonesia Pieter Lydian angkat bicara. Menurutnya, naik turunnya tren atau pemberitaan itu wajar. Tapi, bukan berarti apa yang sedang dikerjakan telah gagal.

Tren Metaverse Menurun, Ini Jawaban Meta Indonesia

”Terkait pemberitaan tentang metaverse yang mulai meredup, menurut kami wajar. Itu merupakan sebuah siklus karena kalau terus menerus juga orang akan bosan. Di sini tugas kami adalah mendorong agar (metaverse) bisa berjalan dengan baik," ujarnya saat dijumpai di kantor Meta Indonesia, di Jakarta Selatan, Rabu (19/10).

Lebih lanjut, Pieter mengaku optimistis akan masa depan metaverse. Termasuk juga di Indonesia. Ia mengatakan bahwa proses untuk masuk ke metaverse sebenarnya sudah berjalan di Indonesia.

"Dari segi infrastruktur kita bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk Kominfo yang tengah bangun dua kabel bawah laut. Kalau itu terjadi 70% kapasitas internet indonesia akan naik. Kita punya 5-10 tahun untuk metaverse," ungkap Pieter.

"Sementara kalau bicara soal tantangan gadget sebenarnya kalau kita pikir juga tidak jauh-jauh banget. Teknologi AR/VR saat ini sudah ada di smartphone tinggal dipindahkan ke gadget yang lebih advance seperti misalnya kacamata," lanjutnya.

Meski demikian, Pieter tak menampik bahwa metaverse saat ini memang masih terbilang mahal. Ini lantaran industri juga masih melakukan pengembangan-pengembangan lebih lanjut untuk membuat teknologi metaverse lebih matang.

BACA JUGA: Namanya Dicatut Situs Judi Online, Miyabi Bikin Surat Terbuka

"Sekarang perangkat dan semuanya memang mahal. Tapi nanti akan terjadi level adopsi, di sini teknologi mulai mature/dewasa, di mana pabrik-pabrik akan masuk ke industri dan pada akhirnya harga juga akan turun sehingga affordability (keterjangkauan) terjadi,"pungkasnya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Pengguna Facebook dan...
Pengguna Facebook dan Instagram Perlu Memperhatikan Hal Ini
Facebook Mengalami Kesalahan...
Facebook Mengalami Kesalahan Aneh, Ini yang Terjadi
Dewi Perssik Polisikan...
Dewi Perssik Polisikan Akun Facebook Pencatut Nama, Terancam 10 Tahun Penjara
Menkomdigi: Meta Patuh...
Menkomdigi: Meta Patuh terhadap PP Tunas, Google Dapat Surat Teguran
PP Tunas Tak Dipatuhi,...
PP Tunas Tak Dipatuhi, Google dan Meta Dipanggil Komdigi
Rekomendasi
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved