Bocor, Bangkai Kapal Perang Dunia Ke-2 Sebarkan Bahan Kimia Beracun

Rabu, 19 Oktober 2022 - 06:59 WIB
loading...
Bocor, Bangkai Kapal...
Bangkai kapal perang milik Jerman yang berada di dasar Laut Utara Belgia, bocor dan menyebarkan bahan kimia beracun. Foto/Newscientist
A A A
BRUSSELS - Bangkai kapal perang milik Jerman yang berada di dasar Laut Utara Belgia, bocor dan menyebarkan bahan kimia beracun . Kapal Jerman era Perang Dunia ke-2 ini, V-1302 John Mahn, tenggelam pada tahun 1942.

Bangkai kapal perang ini bocor dan menyebarkan bahan kimia berbahaya, termasuk bahan peledak dan logam berat, ke Laut Utara. Kondisi ini membuat beberapa pihak hendak memindahkan bangkai kapal perang ini dari dasar laut.

Diketahui kapal perang V-1302 John Mahn, awalnya adalah kapal pukat ikan yang digunakan angkatan laut Jerman selama perang dunia kedua. Kapal ini ditenggelamkan oleh pengebom Inggris pada tahun 1942.

Baca juga; Artefak Kapal Kuno Ditemukan di Sungai Trave Jerman, Punya Bentuk Langka Berusia 400 Tahun

Sejak saat itu, kapal ini tergolek di kedalam 30 meter di bawah permukaan laut di Laut Utara Belgia. Kondisi terkini, bangkai kapal yang bocor menyebarkan bahan kimia berbahaya, di antaranya arsenik di dekat lambung kapal.

Josefien Van Landuyt dari Universitas Ghent di Belgia dan rekan-rekannya telah menganalisis sampel yang diambil dari lambung baja kapal dan dasar laut sekitarnya. Selain menemukan jejak arsenik, mereka juga menemukan bahan peledak dan logam berat seperti nikel dan tembaga.

Tim peneliti ini juga menemukan, sekelompok bahan kimia yang terjadi secara alami dalam bahan bakar fosil. “Kami menemukan bahwa semakin dekat Anda ke kapal, dan terutama semakin dekat Anda ke bunker batubara, Anda melihat bahwa konsentrasi PAH meningkat,” kata Van Landuyt dikutip SINDOnews dari laman newscientist, Rabu (19/10/2022).

Baca juga; 20 Bangkai Kapal Perang Nazi Muncul di Serbia, Berisi Banyak Amunisi

Bahan kimia ini membentuk kembali mikrobioma di sekitar kapal, dengan mikroba pendegradasi PAH yang diketahui seperti Rhodobacteraceae dan Chromatiaceae. Kedua mikroba itu ditemukan dalam sampel dengan tingkat polusi tertinggi.

Van Landuyt mengatakan polusi yang disebabkan oleh bangkai kapal V-1302 John Mahn relatif kecil, yang memungkinkan bangkai kapal itu masih berfungsi sebagai terumbu buatan dan pembibitan ikan. Tetapi ribuan kapal dan pesawat lain yang rusak dari periode itu bisa saja membocorkan sejumlah besar bahan beracun ke Laut Utara.

:Sedikit yang diketahui di mana mereka berada di dasar laut atau apa yang mereka bawa di atas kapal. Beberapa dari kapal-kapal ini, ditabrak saat mereka masih penuh dengan amunisi,” katanya.

Baca juga; Danau di Las Vegas Menyusut Akibat Kekeringan Parah, Bangkai Kapal Perang Dunia Muncul Kembali
Bocor, Bangkai Kapal Perang Dunia Ke-2 Sebarkan Bahan Kimia Beracun


Pekerjaan Van Landuyt adalah bagian dari proyek Bangkai Laut Utara, yang diharapkan dapat membuat rekomendasi tindakan apa yang harus dilakukan. Pada akhir tahun ini diharapkan ada keputusan apakah bangkai kapal perang perlu dipindahkan dari dasar laut untuk melindungi kehidupan laut.

“Tanpa tindakan, bangkai kapal dapat terus mencemari selama beberapa dekade. Kalau cat anti-fouling atau elektronik atau PAH batubara, mereka akan bertahan lama. PAH di dasar laut akan membutuhkan waktu puluhan tahun untuk terdegradasi,” kata Andrew Turner dari University of Plymouth, Inggris.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Siap Bangun Kapal...
Jepang Siap Bangun Kapal Perang Super Terbesar dalam Sejarah
Aplikasi Pengintai untuk...
Aplikasi Pengintai untuk Identifikasi Jenis Peralatan Militer Diluncurkan
Kapal Transformers Bisa...
Kapal Transformers Bisa Berubah Vertikal Menjadi Laboratorium Canggih
Spesifikasi USS Theodore...
Spesifikasi USS Theodore Roosevelt, Kapal Induk AS yang Jadi Tameng Israel
B-52H Stratofortress:...
B-52H Stratofortress: 8 Hal Menarik Tentang 'Si Raksasa' Pembom Legendaris!
Mengenal Kapal Perang...
Mengenal Kapal Perang Sahand Iran, Fregat Andalan Teheran yang Tenggelam saat Diperbaiki
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
Rekomendasi
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Berita Terkini
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved