200 Tahun Batu Rosetta, Arkeolog Mesir Ingin Merebut Kembali dari Tangan Inggris

Selasa, 18 Oktober 2022 - 13:36 WIB
loading...
A A A
Dia menambahkan bahwa Jaksa Penuntut Umum, yang dipercayakan untuk memulihkan barang antik Mesir yang dicuri, berkomunikasi dengan panitia penyelenggara kampanye dan telah menyambut permintaan mereka.

Dia menjelaskan bahwa setelah kampanye selesai, tanda tangan akan diserahkan ke jaksa penuntut umum, yang akan menyerahkannya kepada pemerintah. Kemudian, dilanjutkan berkomunikasi dengan British Museum untuk menyampaikan permintaan pengembalian batu Rosetta dan 17 artefak lainnya.

Baca juga; Pindah Museum, Mesir Gelar Pawai Ekstravagansa Mumi Firaun

Mesir telah berulang kali menuntut pengembalian batu Rosetta. Pada tahun 2018, Menteri Pariwisata dan Purbakala saat itu Khaled al-Anani mengatakan bahwa hukum internasional, khususnya Konvensi UNESCO tahun 1990, telah menghambat pemulihan banyak barang antik Mesir yang dijarah.

Namun kali ini, Hanna mengandalkan perubahan kode moral museum, yang kini mengembalikan beberapa artefak ke negara-negara yang sebelumnya diduduki. Dia menekankan bahwa batu Rosetta ditakdirkan untuk kembali ke Mesir karena dipindahkan ke Inggris melanggar hukum Eropa yang diterapkan pada saat penandatanganan Perjanjian Alexandria.

Undang-undang ini, katanya, mengatur perlindungan kekayaan budaya masyarakat dan tidak menganggapnya sebagai rampasan perang. Arkeolog Mesir Zahi Hawass juga meluncurkan kampanye lain untuk mengumpulkan tanda tangan untuk mengambil batu Rosetta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Struktur Misterius di...
Struktur Misterius di Samping Piramida Agung Giza Jadi Tanda Tanya Besar
Rusak Parah, Mesir Merakit...
Rusak Parah, Mesir Merakit Kembali Perahu Raja Firaun
Inggris Desak Apple...
Inggris Desak Apple dan Google Blokir Konten Porno di Sistem Operasi
Australia Kembalikan...
Australia Kembalikan 17 Artefak Firaun Langka ke Mesir
Belanda Kembalikan Patung...
Belanda Kembalikan Patung Mesir Berusia 3.500 Tahun yang Dicuri
Inggris Akan Memperkenalkan...
Inggris Akan Memperkenalkan Kartu Identitas Digital
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Rekomendasi
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved