NATO Gelar Latihan Perang Nuklir, AS Kerahkan Pengebom B-52
Senin, 17 Oktober 2022 - 21:45 WIB
loading...
A
A
A
Saat dipasangkan dengan Pangkalan Udara Buchel di Jerman, serta pangkalan udara di Italia, Belanda, dan Turki, ada sekitar 150 gravitasi nuklir B61 disimpan di Eropa. Belgia menjadi tuan rumah latihan tahun ini, dengan menjadikan Pangkalan Udara Kleine Brogel sebagai pusat komando.
![NATO Gelar Latihan Perang Nuklir, AS Kerahkan Pengebom B-52]()
Hal menarik dalam Latihan tahunan ini adalah keterlibatan pesawat pengebom jarak jauh B-52 Angkatan Udara AS dari Pangkalan Angkatan Udara Minot di North Dakota. Sebelumnya, pengebom B-52 belum pernah diikutkan dalam Latihan rutin Steadfast Noon.
Baca juga; Citra Satelit, AS Siagakan 20 Persen Pesawat Pengebom Siluman B-2 di Australia
Beberapa pengamat menyebutkan bahwa partisipasi pengebom B-52 tahun ini adalah perkembangan yang signifikan. Salah satunya adalah Hans M Kristensen, Direktur Proyek Informasi Nuklir di Federasi Ilmuwan Amerika, yang menyoroti kehadiran pengebom B-52 berkemampuan nuklir, yang merupakan platform strategis.
Rusia pun dikabarkan akan memulai serangkaian latihan nuklirnya sendiri dalam beberapa hari mendatang. Rusia diketahui mengadakan latihan nuklir tahunan di musim gugur, tetapi itu tidak konsisten dalam beberapa tahun terakhir karena pandemi COVID-19.
Rusia biasa menyebut latihan ini 'Grom', namun bagaimana kelanjutannya tidak jelas saat ini. Pejabat AS yang berbicara kepada Reuters mengatakan bahwa Grom kemungkinan akan memasukkan uji peluncuran rudal balistik dan manuver skala besar kekuatan nuklir strategis lainnya.

Hal menarik dalam Latihan tahunan ini adalah keterlibatan pesawat pengebom jarak jauh B-52 Angkatan Udara AS dari Pangkalan Angkatan Udara Minot di North Dakota. Sebelumnya, pengebom B-52 belum pernah diikutkan dalam Latihan rutin Steadfast Noon.
Baca juga; Citra Satelit, AS Siagakan 20 Persen Pesawat Pengebom Siluman B-2 di Australia
Beberapa pengamat menyebutkan bahwa partisipasi pengebom B-52 tahun ini adalah perkembangan yang signifikan. Salah satunya adalah Hans M Kristensen, Direktur Proyek Informasi Nuklir di Federasi Ilmuwan Amerika, yang menyoroti kehadiran pengebom B-52 berkemampuan nuklir, yang merupakan platform strategis.
Rusia pun dikabarkan akan memulai serangkaian latihan nuklirnya sendiri dalam beberapa hari mendatang. Rusia diketahui mengadakan latihan nuklir tahunan di musim gugur, tetapi itu tidak konsisten dalam beberapa tahun terakhir karena pandemi COVID-19.
Rusia biasa menyebut latihan ini 'Grom', namun bagaimana kelanjutannya tidak jelas saat ini. Pejabat AS yang berbicara kepada Reuters mengatakan bahwa Grom kemungkinan akan memasukkan uji peluncuran rudal balistik dan manuver skala besar kekuatan nuklir strategis lainnya.
Lihat Juga :