Spesifikas FEDOR, Robot Milik Rusia yang Dikirim ke Stasiun Luar Angkasa
Senin, 17 Oktober 2022 - 16:10 WIB
loading...
A
A
A
Saat sedang peluncuran, FEDOR mengucapkan “Ayo pergi, ayo pergi”. Meski awalnya kapsul FEDOR gagal berlabuh, ia tetap tiba dengan selamat lalu memberi kabar melalui akun Twitternya dan mengatakan, “Maaf atas keterlambatannya. Terjebak macet. Siap untuk bekerja sekarang”.
Ia dikirim selama 10 hari untuk membantu astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional, seperti menggunakan barang-barang standar, mulai dari kunci pas, obeng, alat pemadam kebakaran, dan sebagainya.
Tak hanya itu, ia juga belajar untuk menghubungkan serta memutuskan kabel listrik. Lolos dalam percobaan tahap pertama, FEDOR berhasil menyalin gerakan manusia. Harapannya, ia dapat melakukan tugas sementara dengan membantu astronot atau bahkan orang-orang di Bumi dari jarak jauh (luar angkasa).
FEDOR juga akan menggantikan pekerjaan astronot, untuk melakukan operasi berbahaya. Tercetus pula dari salah satu negara yang tergabung dalam Foundation of Advanced Research Projects, bahwa robot humanoid berpotensi berguna di Bumi untuk melakukan pekerjaan di lingkungan dengan radiasi tinggi, ranjau, dan berbagai misi penyelamatan yang rumit.
FEDOR yang mulanya dikembangkan untuk kementerian darurat, telah berhasil menembak sasaran dari dua pistol. Hal tersebut terlihat dalam video unggahan Kepala Badan Antariksa Rusia, Dmitry Rogozin.
Ia dikirim selama 10 hari untuk membantu astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional, seperti menggunakan barang-barang standar, mulai dari kunci pas, obeng, alat pemadam kebakaran, dan sebagainya.
Tak hanya itu, ia juga belajar untuk menghubungkan serta memutuskan kabel listrik. Lolos dalam percobaan tahap pertama, FEDOR berhasil menyalin gerakan manusia. Harapannya, ia dapat melakukan tugas sementara dengan membantu astronot atau bahkan orang-orang di Bumi dari jarak jauh (luar angkasa).
FEDOR juga akan menggantikan pekerjaan astronot, untuk melakukan operasi berbahaya. Tercetus pula dari salah satu negara yang tergabung dalam Foundation of Advanced Research Projects, bahwa robot humanoid berpotensi berguna di Bumi untuk melakukan pekerjaan di lingkungan dengan radiasi tinggi, ranjau, dan berbagai misi penyelamatan yang rumit.
FEDOR yang mulanya dikembangkan untuk kementerian darurat, telah berhasil menembak sasaran dari dua pistol. Hal tersebut terlihat dalam video unggahan Kepala Badan Antariksa Rusia, Dmitry Rogozin.
Lihat Juga :