Ini Kota di Dunia yang Jarang Terkena Sinar Matahari, Nomor 5 Jadi Lokasi Syuting Film Vampir
Kamis, 13 Oktober 2022 - 15:22 WIB
loading...
A
A
A
Kota yang dijuluki Capital of the Arctic ini sering mengalami malam kutub atau hari tanpa sinar matahari selama lebih dari 24 jam di bulan Desember dan awal Januari. Selama 10 bulan kota Dikson diselimuti oleh musim dingin. Sementara di dua bulan sisanya, matahari tidak pernah terbit. Terhitung setiap tahunnya, hanya 1.164 jam sinar matahari menyinari Dikson.
Baca juga : Kejar Tesla, Hyundai Siap Habiskan Dana Rp196 Triliun untuk Perangkat Lunak
5. Barrow, Alaska
![Ini Kota di Dunia yang Jarang Terkena Sinar Matahari, Nomor 5 Jadi Lokasi Syuting Film Vampir]()
Barrow, adalah kota yang terletak di titik paling utara Alaska, Amerika Serikat. Ini adalah titik paling utara di Amerika Utara dan letak geografis yang signifikan, menandai batas antara dua laut marginal Samudera Arktik: Chukchi dan Beaufort.
Baru baru ini, namanya berubah menjadi Utqiagvik, dengan tujuan menghormati suku asli dan asal etnis inuit di daerah tersebut, khususnya budaya Thule. Selain itu, Borrow menjadi terkenal berkat film “30 Days of Night”, dimana sekelompok vampir memanfaatkan jam kegelapannya yang panjang.
Kota ini tidak disinari matahari selama 67 hari. Hal tersebut membuat masyarakat kota Borrow ini seperti mengalami malam selama 67 hari tersebut. Ibaratnya, matahari tenggelam pada bulan November kemudian akan terbit kembali di bulan Januari.
Biasanya, selama tidak ada secercah sinar matahari yang masuk, masyarakat kota Borrow akan melakukan aktivitasnya menggunakan lampu sorot sebagai penerangan.
MG/ Nurul Faiza Ridha Vadellah
Baca juga : Kejar Tesla, Hyundai Siap Habiskan Dana Rp196 Triliun untuk Perangkat Lunak
5. Barrow, Alaska

Barrow, adalah kota yang terletak di titik paling utara Alaska, Amerika Serikat. Ini adalah titik paling utara di Amerika Utara dan letak geografis yang signifikan, menandai batas antara dua laut marginal Samudera Arktik: Chukchi dan Beaufort.
Baru baru ini, namanya berubah menjadi Utqiagvik, dengan tujuan menghormati suku asli dan asal etnis inuit di daerah tersebut, khususnya budaya Thule. Selain itu, Borrow menjadi terkenal berkat film “30 Days of Night”, dimana sekelompok vampir memanfaatkan jam kegelapannya yang panjang.
Kota ini tidak disinari matahari selama 67 hari. Hal tersebut membuat masyarakat kota Borrow ini seperti mengalami malam selama 67 hari tersebut. Ibaratnya, matahari tenggelam pada bulan November kemudian akan terbit kembali di bulan Januari.
Biasanya, selama tidak ada secercah sinar matahari yang masuk, masyarakat kota Borrow akan melakukan aktivitasnya menggunakan lampu sorot sebagai penerangan.
MG/ Nurul Faiza Ridha Vadellah
(wsb)
Lihat Juga :