Simulasi Komputer, Ilmuwan Perkirakan Bulan Terbentuk dalam Hitungan Jam
Senin, 10 Oktober 2022 - 23:47 WIB
loading...
A
A
A
Untuk menyelidiki pembentukan bulan setelah tabrakan, para ilmuwan menggunakan program komputer yang disebut SPH With Inter-dependent Fine-grained Tasking (SWIFT), Komputer ini dirancang untuk mensimulasikan jaringan gravitasi yang kompleks dan selalu berubah.
Melakukannya secara akurat bukanlah tugas komputasi yang sederhana. Jadi para ilmuwan menggunakan superkomputer untuk menjalankan program: sistem yang dijuluki COSMA (kependekan dari mesin kosmologi) di fasilitas Distributed Research Utiling Advanced Computing (DiRAC) Universitas Durham.
Baca juga; Uni Emirat Arab Ramaikan Eksplorasi Angkasa, Siapkan Misi ke Bulan dan Mars
Dengan COSMA para ilmuwan mensimulasikan ratusan tabrakan Bumi-Theia dengan sudut, putaran, dan kecepatan yang berbeda, dengan memodelkan retakan astronomis pada resolusi tinggi. Resolusi dalam simulasi ini ditentukan oleh jumlah partikel yang digunakan simulasi.
Menurut Jacob Kegerreis, seorang ahli kosmologi komputasi di Universitas Durham di Inggris, untuk dampak raksasa resolusi simulasi standar biasanya antara 100.000 dan 1 juta partikel. Namun, dalam studi baru dia dan rekan penelitinya mampu memodelkan hingga 100 juta partikel.
Melakukannya secara akurat bukanlah tugas komputasi yang sederhana. Jadi para ilmuwan menggunakan superkomputer untuk menjalankan program: sistem yang dijuluki COSMA (kependekan dari mesin kosmologi) di fasilitas Distributed Research Utiling Advanced Computing (DiRAC) Universitas Durham.
Baca juga; Uni Emirat Arab Ramaikan Eksplorasi Angkasa, Siapkan Misi ke Bulan dan Mars
Dengan COSMA para ilmuwan mensimulasikan ratusan tabrakan Bumi-Theia dengan sudut, putaran, dan kecepatan yang berbeda, dengan memodelkan retakan astronomis pada resolusi tinggi. Resolusi dalam simulasi ini ditentukan oleh jumlah partikel yang digunakan simulasi.
Menurut Jacob Kegerreis, seorang ahli kosmologi komputasi di Universitas Durham di Inggris, untuk dampak raksasa resolusi simulasi standar biasanya antara 100.000 dan 1 juta partikel. Namun, dalam studi baru dia dan rekan penelitinya mampu memodelkan hingga 100 juta partikel.
Lihat Juga :