Profil Dr Anna Gabrielan, Istri Dokter Tentara AS yang Dituduh Bocorkan Data Rumah Sakit Militer ke Rusia
Senin, 10 Oktober 2022 - 17:10 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dakwaan federal, Gabrielian menghubungi langsung Kedutaan Besar Rusia melalui email dan telepon, menawarkan bantuan kepada dia dan pasangannya. Dia kemudian mendengar dari seseorang yang mengaku mewakili kedutaan tetapi sebenarnya adalah agen FBI yang menyamar.
Baca juga; Profil Nikola Tesla, Ilmuwan dengan Banyak Penemuan Futuristik
Keduanya diduga bertemu di sebuah hotel Baltimore pada 17 Agustus dengan agen FBI yang menyamar. Pihak berwenang menuliskan, “Selama pertemuan itu, Gabrielian mengatakan kepada (agen yang menyamar) bahwa dia termotivasi oleh patriotisme terhadap Rusia untuk memberikan bantuan apa pun yang dia bisa ke Rusia, bahkan jika itu berarti dipecat atau dipenjara.”
Beberapa hari setelah pertemuan itu, Gabrielian mengirim pesan berkode ke agen, menyiratkan bahwa Henry bisa mendapatkan sampel "puisi" yang siap untuk dikirim. Pada 31 Agustus, pejabat federal menegaskan, ketiganya bertemu di sebuah hotel di Gaithersburg, di mana para dokter memberikan informasi medis untuk setidaknya tujuh orang yang berbeda.
Gebrielian dan Henry sekarang menghadapi tuduhan konspirasi dan membocorkan data informasi kesehatan militer ke Rusia. Jika terbukti bersalah, mereka menghadapi hukuman maksimum lima tahun penjara federal untuk konspirasi, dan maksimum 10 tahun penjara federal untuk setiap jumlah pengungkapan informasi kesehatan yang dapat diidentifikasi secara individu.
Baca juga; Profil Nikola Tesla, Ilmuwan dengan Banyak Penemuan Futuristik
Keduanya diduga bertemu di sebuah hotel Baltimore pada 17 Agustus dengan agen FBI yang menyamar. Pihak berwenang menuliskan, “Selama pertemuan itu, Gabrielian mengatakan kepada (agen yang menyamar) bahwa dia termotivasi oleh patriotisme terhadap Rusia untuk memberikan bantuan apa pun yang dia bisa ke Rusia, bahkan jika itu berarti dipecat atau dipenjara.”
Beberapa hari setelah pertemuan itu, Gabrielian mengirim pesan berkode ke agen, menyiratkan bahwa Henry bisa mendapatkan sampel "puisi" yang siap untuk dikirim. Pada 31 Agustus, pejabat federal menegaskan, ketiganya bertemu di sebuah hotel di Gaithersburg, di mana para dokter memberikan informasi medis untuk setidaknya tujuh orang yang berbeda.
Gebrielian dan Henry sekarang menghadapi tuduhan konspirasi dan membocorkan data informasi kesehatan militer ke Rusia. Jika terbukti bersalah, mereka menghadapi hukuman maksimum lima tahun penjara federal untuk konspirasi, dan maksimum 10 tahun penjara federal untuk setiap jumlah pengungkapan informasi kesehatan yang dapat diidentifikasi secara individu.
(wib)
Lihat Juga :