Caplok Fitbit, Dunia Semakin Khawatir Google Melakukan Pengumpulan Data

Minggu, 05 Juli 2020 - 14:03 WIB
loading...
A A A
Ketua Komite Rod Sims mengatakan, "Membeli Fitbit akan memungkinkan Google untuk membangun satu set data pengguna yang bahkan lebih komprehensif, semakin memperkuat posisinya dan meningkatkan hambatan untuk masuk ke pesaing potensial."

Kekhawatiran Organisasi Lain
Pekan ini, 20 kelompok konsumen dari Amerika Serikat, Uni Eropa, Meksiko, Kanada, dan Brasil menulis surat kepada regulator, menyebut transaksi itu sebagai 'kasus uji' yang dapat memverifikasi apakah perusahaan teknologi dapat memonopoli data secara efektif.

Organisasi-organisasi ini mengatakan, Google dapat mengeksploitasi data kesehatan dan lokasi Fitbit yang sangat berharga, dan kemampuan pengumpulan data, untuk memperkuat posisinya yang sudah dominan di pasar digital seperti iklan online. Google juga dapat menggunakan data Fitbit untuk membangun posisi komando di pasar kesehatan digital dan terkait, yang membuat pesaing tidak mampu bersaing secara efektif.

Google juga telah membuat beberapa konsesi untuk meredakan kekhawatiran industri dan publik. Tahun lalu Google menegaskan bahwa mereka tidak akan menggunakan "data kesehatan Fitbit di bisnis periklanan Google". Menanggapi surat dari kelompok konsumen, perusahaan menyatakan bahwa transaksi itu hanya 'tentang peralatan, bukan data'.

Google juga menambahkan pasar perangkat yang dapat dikenakan adalah 'cukup ramai' dan akuisisi Fitbit hanya akan meningkatkan persaingan di industri, bukan sebaliknya.

Google Membela Diri
Beberapa media mengatakan, pernyataan ini dapat mencegah regulator antimonopoli untuk menghentikan transaksi. Fitbit dan Google juga bukan pesaing langsung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Google Luncurkan Fitbit...
Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
Iran Gempur Pusat Data...
Iran Gempur Pusat Data Amazon dan Oracle, Google dan YouTube Selanjutnya
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Disertasi Doktor Komunikasi...
Disertasi Doktor Komunikasi Ungkap Bahaya Ketergantungan pada AI Smartwatch
Synology Catat Tingkat...
Synology Catat Tingkat Rekomendasi Pengguna Capai 98% di Sektor Proteksi Data
Rekomendasi
Selain Penjara 4,5 Tahun,...
Selain Penjara 4,5 Tahun, Eks Wamenaker Noel Diminta Bayar Uang Pengganti Rp3,4 Miliar
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Sabar/Reza dan Raymond/Joaquin ke Perempat Final!
Berita Terkini
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved