Menular lebih Cepat, Mutasi Baru Virus Corona tidak Berbahaya Dibandingkan Pendahulunya

Sabtu, 04 Juli 2020 - 10:01 WIB
loading...
Menular lebih Cepat,...
Mutasi anyar ini dinamakan G614. Penelitian dilakukan dengan menggunakan sampel yang diambil dari pasien positif COVID-19 di Eropa dan Amerika Serikat. foto/ IST
A A A
NEW MEXICO - Para ilmuwan menemukan bahwa virus corona telah memiliki mutasi baru. Namun, meski menyebar lebih cepat, tetapi ilmuwan memastikan mutasi baru itu tidak seberbahaya jenis sebelumnya.

Mutasi anyar ini dinamakan G614. Penelitian dilakukan dengan menggunakan sampel yang diambil dari pasien positif COVID-19 di Eropa dan Amerika Serikat. BACA JUGA - Gendong Mesin 155cc, Yamaha Siap Hadirkan Pesaing NMax

Kemudian, peneliti mengurutkan genom virus tersebut. Setelah genom diurutkan, peneliti membandingkannya dengan genom virus corona baru untuk dipetakan penyebarannya. BACA JUGA - Lawan Brompton, KTM dan Harley-Davidson Produksi Sepeda Gaya-Gayaan

"Kami menyimpulkan bahwa virus tersebut kemungkinan lebih menular. Tetapi kami tidak menemukan bukti dampak G614 memperparah COVID-19," kata Ahli Biologi Bette Korber, dari Los Alamos National Laboratory, dikutip dari CNN, Jumat (3/7/2020).

Saat ini para peneliti sedang berupaya mengetahui apakah G614 dapat dikendalikan oleh vaksin. Sementara itu, mutasi G614 diklaim dapat dinetralkan dengan serum pemulihan yang diambil dari sampel darah pasien penyintas COVID-19.

Di sisi lain, para peneliti mengingatkan, karena penyebaran mutasi lebih cepat, dibutuhkan sistem kekebalan tubuh yang lebih tinggi agar tidak mudah terinfeksi virus.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Resmi Menikah, Jennifer...
Resmi Menikah, Jennifer Coppen Disambut Hangat Keluarga Justin Hubner
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Berita Terkini
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Infografis
NASA Ungkap Penyebab...
NASA Ungkap Penyebab Kota New York Tenggelam Lebih Cepat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved