Hyperloop, Kereta Masa Depan Penakluk Pesawat

Selasa, 27 September 2022 - 19:27 WIB
loading...
Hyperloop, Kereta Masa...
Hyperloop adalah ide dari pendiri SpaceX Elon Musk sebagai bentuk baru dari transportasi darat masa depan yang saat ini sedang dikembangkan oleh sejumlah perusahaan. FOTO/ IST
A A A
TEXAS - Hyperloop adalah ide dari pendiri SpaceX Elon Musk sebagai bentuk baru dari transportasi darat masa depan yang saat ini sedang dikembangkan oleh sejumlah perusahaan.

Dikutip dariHyperlooptt, kereta masa depan ini dapat melaju 1.200 km/jam dengan pod terapung dalam tabung raksasa bertekanan rendah, baik di atas maupun di bawah tanah.

BACA JUGA - Berlomba Ciptakan Teknologi Kereta Cepat, China Juaranya

Garis besar Hyperloop diumumkan pada Agustus 2013 lalu, yang rencananya akan mengambuil rute dari Los Angeles ke San Francisco. Perhitungan awal, jarak tempuh sejauh 560 km hanya membutuhkan waktu 35 menit.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Elon Musk dan SpaceX membuka ruang bagi semua pihak yang ingin mewujudkan gagasan tersebut. Dikabarkan ada 10 mahasiswa interdisipliner yang ikut bergabung dalam proyek tersebut.

Perbedaan besar antara Hyperloop dan kereta tradisional adalah sebagian besar udara di dalam pod yang digunakan untuk membawa penumpang sudah dihilangkan untuk mengurangi gesekan.

Hyperloop juga dibuat mengambang tidak seperti kerete tradisional yang menggunakan roda sebagai penggerak. Cara kerjanya adalah menggunkan listrik bertegangan tinggi untuk menciptakan medan magnet yang kuat agar bisa mengangkat dan menggerakkan pod.

Teknologi Hyperloop juga masih terus berkembang, meski konsep dasarnya sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Rancangan jalur dan kapsul uji coba saat ini juga masih dikembangkan, dengan membangun jalur prototipe sepanjang 8 km.
Gagasan menggunakan tabung bertekanan rendah atau vakum sebagai bagian dari sistem transportasi memiliki sejarah yang panjang.

Kereta api pneumatik Crystal Palace menggunakan tekanan udara untuk mendorong gerobak ke atas bukit dan vakum untuk menyeretnya kembali ke bawah di Victoria selatan, London pada 1864.

Sistem serupa menggunakan tabung pneumatik untuk mengirim surat dan paket antar gedung telah digunakan sejak akhir abad ke-19, dan masih dapat dilihat di supermarket dan bank untuk memindahkan uang sampai hari ini.
Elon Musk benar-benar ingin menghidupkan kembali konsep tersebut dengan memperkenalkan Hyperloop Alpha pada Agustus 2013.

Dalam peluncuran Hyperloop Alpha, Musk menguraikan kasus untuk layanan yang beroperasi antara Los Angeles dan San Francisco. Menurutnya, transportasi baru ini akan lebih murah dan lebih cepat daripada kereta api berkecepatan tinggi.
Elon Musk mengklaim bahwa Hyperloop buatannya jauh lebih aman, cepat, tejangkau, tahan cuaca, bertenaga sendiri, dan tidak terlalu mengganggu orang yang tinggal di sepanjang rute.

Bersama dengan Hitachi Rail, saat ini Hyperloop sudah dalam tahap pngoperasian sistem persinyalan berbasis ERTMS. Kemitraan itu juga telah menciptakan simulator digital yang memungkinkan pengujian terintegrasi dari manajemen lalu lintas, sinyal, dan beberapa persyaratan keselatan fisik sistem Hyperloop.

“Pengalaman Hitachi Rail dalam memasang, memelihara, dan memantau sistem manajemen lalu lintas di industri perkeretaapian tidak ada duanya,” kata CEO of HyperloopTT Andres De Leon.

“Kami senang telah berkolaborasi dengan mereka dalam simulasi mutakhir sistem ERTMS dan ECTS pada Hyperloop kami. Ini membawa kami selangkah lebih dekat untuk mencapai tujuan kami menciptakan sistemend-to-endtercepat, paling efisien, dan paling terjangkau di dunia.”

Hitachi Rail bermitra dengan Hyperloop Transportation Technologies ( HyperloopTT ) pada Desember 2020 dengan tujuan untuk mengintegrasikan sistem perjalanan pod hyperloop dengan teknologi pensinyalan industri terkemuka, ERTMS (European Rail Traffic Management System).

Hitachi Rail merupakan pemimpin industri global dalam pensinyalan digital untuk kereta api berkecepatan tinggi. Teknologi ERTMS juga telah digunakan di Eropa seperti Inggris, Italia, Spanyol, Swedia, dan Prancis, serta di Asia seperti China dan India.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Elon Musk Prediksi AI...
Elon Musk Prediksi AI Akan Membuat Manusia Tak Perlu Bekerja
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
Elon Musk vs Sam Altman:...
Elon Musk vs Sam Altman: Dari Rekan Jadi Lawan, Kini Berujung Gugatan Triliunan Rupiah
Apple Ancam Siap Hapus...
Apple Ancam Siap Hapus Grok Milik Elon Musk dari App Store
Rugi Rp85 Triliun, Mengapa...
Rugi Rp85 Triliun, Mengapa Valuasi SpaceX Malah Meroket Tembus Rp29.750 Triliun?
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Lotus Emira 420 Sport...
Lotus Emira 420 Sport dengan Tenaga Superbesar Diluncurkan
8 Tips Beli Tiket Kereta...
8 Tips Beli Tiket Kereta Jakarta-Jogja Murah Untuk Liburan Hemat
Rekomendasi
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved