Riset NTU Sebut Kota-kota Besar di Asia Tenggara Akan Tenggelam dalam Waktu Dekat

Senin, 26 September 2022 - 08:52 WIB
loading...
Riset NTU Sebut Kota-kota...
Kota-kota besar di Asia Tenggara terancam akan Tenggelam . FOTO/ IST
A A A
SINGAPURA - Kota-kota pesisir di Asia Selatan dan Tenggara akan tenggelam lebih cepat daripada tempat lain di dunia, menempatkan puluhan juta orang lebih berisiko dari ancaman kenaikan permukaan laut, menurut sebuah studi baru.

BACA JUGA - Politisi Rusia Tolak Usulan Khabib Nurmagomedov Jadi Pahlawan Rusia

Sebuah studi oleh Nanyang Technological University (NTU) di Singapura, yang diterbitkan minggu lalu di jurnal Nature Sustainability, menyatakan bahwa proses urbanisasi yang cepat telah membuat kota-kota pesisir sangat bergantung pada sumber daya air bawah tanah untuk mengakomodasi peningkatan populasi.

"Hal ini menyebabkan kota-kota yang terlibat mengalami bencana penurunan tanah dan lebih berisiko terkena dampak kenaikan permukaan air laut akibat perubahan iklim," kata studi tersebut Senin (25/9/2022).

Kota Ho Chi Minh yang merupakan pusat urbanisasi dan bisnis utama Vietnam tenggelam dengan kecepatan rata-rata 16,2 milimeter per tahun. Kota ini menduduki puncak daftar 48 kota pesisir di seluruh dunia berdasarkan studi data satelit.

Kota pelabuhan Chittagong di Bangladesh selatan adalah yang paling cepat tenggelam kedua dengan Ahmedabad di India selatan, ibu kota Indonesia Jakarta dan pusat komersial Myanmar Yangon juga tenggelam lebih dari 20 milimeter per tahun.

"Banyak dari kota-kota pesisir yang menetap ini berkembang pesat dengan permintaan air tanah yang tinggi dan beban dari struktur bangunan berkontribusi pada sedimen permukaan tanah," kata studi yang sama.

Kota-kota yang tenggelam tidak sepenuhnya disebabkan oleh perubahan iklim tetapi para ilmuwan mengatakan penelitian mereka akan memberikan lebih banyak pengetahuan tentang bagaimana fenomena tersebut akan memperburuk efek perubahan iklim yang didorong oleh kenaikan permukaan laut.

Lebih dari satu miliar orang diperkirakan tinggal di kota-kota pesisir yang berisiko tenggelam karena naiknya permukaan laut pada tahun 2050, menurut Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) PBB.

Menurut IPCC, permukaan laut global diperkirakan akan naik 60 sentimeter pada akhir abad ini bahkan jika emisi gas rumah kaca dapat dikurangi secara signifikan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Piala Dunia 2026 dan...
Piala Dunia 2026 dan Bayang-bayang Jet Pribadi Infantino
Rekomendasi
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
Berita Terkini
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Infografis
Negara Paling Korup...
Negara Paling Korup di Asia Tenggara, Indonesia Nomor Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved