Badai Diprediksi Gagalkan Lagi Peluncuran Artemis I

Sabtu, 24 September 2022 - 08:49 WIB
loading...
Badai Diprediksi Gagalkan...
Pesawat luar angkasa Artemis I sudah dua kali gagas melakukan prosesi peluncuran. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Peluncuran pesawat luar angkasa Amerika, Artemis I, lagi-lagi bisa terancam gagal. Kali ini Artemis I diprediksi gagal karena faktor non teknis, badai.

Saat ini peluncuran Artemis I sudah dua kali gagal. Hal itu terjadi karena bocornya bahan bakar pesawat Artemis I setiap kali hendak diluncurkan ke luar angkasa.

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA (National Aeronautics and Space Administration) disebutkan Fox News telah berhasil mengatasi masalah teknis itu. Direncakanan peluncuran akan kembali dilakukan pada 27 September 2022 nanti.

Hanya saja setelah masalah teknis diatasi, kendala lainnya justru muncul. Prosesi peluncuran Artemis I yang dipusatkan di Kennedy Space Center, Florida, Amerika Serikat akan terhambat karena adanya potensi angin badai yang disebabkan oleh Tropical Depression Nine.

Baca juga : Berburu Harga Mobil Bekas Mitsubishi Pajero Sport Setiap Generasi

Badai Diprediksi Gagalkan Lagi Peluncuran Artemis I


Disebutkan The Verge Tropical Depression Nine adalah sumber badai yang terjadi di Karibia. Masalahnya badai itu akan semakin membesar seiring waktu dan punya potensi bergerak ke arah Florida.

Angon badai itu tentunya akan sangat mengganggu prosesi peluncuran Artemis I. Meski tidak berawak, keamanan pesawat Artemis I tetap diutamakan sehingga potensi badai yang menghalangi tetap dipertimbangkan oleh NASA.

John Blevins dari NASA mengatakan saat ini mereka terus mengamati potensi badai Karibia yang akan bergerak ke Florida. Apabila memang angin badai itu sampai ke Kennedy Space Center maka prosesi peluncuran akan ditunda kembali.

Baca juga : Spesifikasi dan Harga Wuling Mini EV yang Lebih Terjangkau dibanding Air ev

"Kami akan merekomendasikan agar Artemis I kembali ke hanggar dan akan melakukan prosesi peluncuran lagi di tanggal 2 Oktober 2022," jelasnya.

Diketahui Artemis I adalah salah satu pesawat dari rangkaian misi besar NASA untuk kembali ke bulan. Dikutip dari laman theweathernetwork, pesawat ruang angkasa Orion tidak akan benar-benar kosong. Tiga kursi di kapsul akan ditempati oleh manekin yang dirancang khusus.

Satu, bernama Komandan Moonikin Campos, dilengkapi dengan sensor untuk menguji tekanan yang akan dialami astronot di penerbangan masa depan. Sementara itu, dua manekin torso, atau phantom, bernama Helga dan Zohar, akan mengembalikan data paparan radiasi selama perjalanan.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit
New Horizons Abadikan...
New Horizons Abadikan Dunia selama 9 Tahun dari Jarak 4,8 Miliar Km dari Bumi
NASA Dikaitkan dengan...
NASA Dikaitkan dengan Rumor Gravitasi Bumi Akan Hilang Tahun Ini
NASA Pastikan Gerhana...
NASA Pastikan Gerhana Matahari Cincin Api Akan Terjadi Bulan Depan
Peringatan Dini Badai...
Peringatan Dini Badai Monsun dari Thailand hingga Malaysia, Begini Penjelasan BMKG
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Rekomendasi
Apindo: DSI Bisa Perkuat...
Apindo: DSI Bisa Perkuat Tata Kelola Ekspor Tanpa Menambah Beban Dunia Usaha
Stephanie MCI Ungkap...
Stephanie MCI Ungkap Pengalaman Seram saat Menginap di Vila Bali
AHY Targetkan Bandara...
AHY Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Terbaik Dunia di 2029
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
Negara Asia yang Diprediksi...
Negara Asia yang Diprediksi akan Terlibat Perang Dunia 3
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved