Penemuan Harta Karun Kekaisaran Andes, Berupa Emas dan Perak Berusia 1.300 Tahun

Kamis, 22 September 2022 - 20:07 WIB
loading...
Penemuan Harta Karun...
Situs arkeologi Wari kuno di El Castillo de Huarmey terletak sekitar 250 kilometer utara ibu kota Peru Lima, dekat pantai di wilayah Ancash. Foto/Live Science/Milosz Giersz
A A A
LIMA - Harta karun peninggalan zaman Kekaisaran Andes ditemukan dalam penggalian nekropolis (kompleks pemakaman bangsawan) di utara Kota Lima, Peru . Para arkeolog menemukan emas, perak, dan perkakas dari perunggu berusia 1.300 tahun lalu.

Para arkeolog yang menggali nekropolis itu telah menemukan sebuah makam berusia 1.300 tahun dari era Wari di Peru. Makam itu berisi sisa-sisa seorang pria berstatus tinggi yang dijuluki "Lord of Huarmey."

Sisa-sisa enam orang lainnya ditemukan di makam yang sama, beberapa di antaranya kemungkinan dimakamkan kembali setelah pertama kali dikubur di tempat lain. Jenazah yang ditemukan termasuk empat orang dewasa, mungkin dua laki-laki dan dua perempuan, dan tiga orang remaja.

Baca juga; Ilmuwan Yahudi Temukan Petunjuk Harta Karun Nabi Sulaiman

Semua dikubur bersama perhiasan emas dan perak, perkakas perunggu, pisau, kapak, keranjang, kain tenun, bahan baku untuk keranjang, dan barang-barang dari kayu dan kulit. Harta karun yang ditemukan dalam jumlah banyak, membuat para arkeolog menduga bahwa orang-orang yang dikubur merupakan anggota bangsawan Wari.

“Untuk pertama kalinya, kami menemukan pemakaman elite Wari laki-laki, yang juga perajin dan seniman yang baik. Kita bisa menyebut bagian dari pekuburan kerajaan ini 'Galeri Pengrajin Elite'," kata Milosz Giersz, arkeolog dari Universitas Warsawa, Polandia, yang memimpin proyek tersebut, kepada Live Science yang dikutip SINDOnews, Kamis (22/9/2022).
Penemuan Harta Karun Kekaisaran Andes, Berupa Emas dan Perak Berusia 1.300 Tahun


Tim Giersz menemukan makam terbaru pada bulan Februari di pekuburan Wari dekat kota pesisir modern Huarmey, di wilayah Ancash sekitar 250 kilometer utara Lima. Makam itu terletak tidak jauh dari makam yang lebih besar, ditemukan pada tahun 2012 oleh Giersz dan istrinya Patrycja Prządka-Giersz, asisten profesor di Universitas Warsawa.

Baca juga; Rezeki Nomplok, Kolombia Temukan 2 Bangkai Kapal saat Cari Harta Karun Emas Galleon San Jose

Makam yang lebih besar ini berisi sisa-sisa tiga wanita berstatus tinggi yang dianggap sebagai "ratu Wari". Para ratu dimakamkan bersama 58 orang lainnya, sebagian besar adalah wanita bangsawan, beberapa berasal dari kelas sosial yang lebih rendah dan tampaknya telah dikorbankan.

Kekaisaran Andes
Orang-orang Wari tinggal di kota-kota di pegunungan dan pantai yang sekarang disebut Peru dari sekitar tahun 500 hingga 1000 M. Mereka terkenal karena tradisi karya seni mereka yang kaya, termasuk perhiasan emas dan perak, tembikar yang dicat dan tekstil tenunan.
Penemuan Harta Karun Kekaisaran Andes, Berupa Emas dan Perak Berusia 1.300 Tahun


Kekaisaran Wari ada kira-kira pada waktu yang sama dengan Kekaisaran Tiwanaku lebih jauh ke selatan, dan kedua negara bagian Andes sering kali bersaing. Menurut sebuah artikel tahun 2003 oleh para arkeolog di Chicago's Field Museum, kerajaan Wari dan Tiwanaku runtuh pada saat Kekaisaran Inca muncul sekitar tahun 1200 M.

Baca juga; Taliban Buru Harta Karun Baktria Berisi 20.000 Artefak Emas

Situs dekat Huarmey modern memiliki struktur piramida yang dikenal sebagai "El Castillo de Huarmey" yang berarti kastil Huarmey. Para peneliti telah mengetahui tentang struktur itu setidaknya sejak tahun 1940-an, tetapi harta karun di dalamnya sebagian besar sudah dijarah perampok kuburan.

Tetapi penggalian pada tahun 2012 dan 2013 oleh Giersz dan Prządka-Giersz mengungkapkan bahwa itu adalah pekuburan Wari kuno dengan setidaknya satu makam yang belum tersentuh. Tim juga menemukan lebih dari 1.300 artefak yang telah dikubur sebagai hadiah kuburan di makam ratu Wari, termasuk benda-benda mewah terbuat dari emas, perak, perunggu, permata berharga, kayu, tulang, dan kerang.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gandeng BUMN, Platform...
Gandeng BUMN, Platform IDN Gold Hadirkan Koin Emas Fisik Dilengkapi Teknologi Invisible Ink
Logam Aneh dari Luar...
Logam Aneh dari Luar Angkasa Ditemukan di Tumpukan Harta Karun Kuno
China Temukan Deposit...
China Temukan Deposit Emas Bawah Laut Terbesar
Israel Mencuri Lebih...
Israel Mencuri Lebih dari 17.000 Artefak di Museum Sejarah Gaza
Arkeolog Temukan Jejak...
Arkeolog Temukan Jejak Peninggalan Agama Kuno di Mesir
Gelang Emas Firaun Hilang...
Gelang Emas Firaun Hilang Digondol Maling, Ini Ciri-cirinya
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Rekomendasi
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved