Samsung Ambil Untung dari Pertikaian India dengan China

Jum'at, 03 Juli 2020 - 12:00 WIB
loading...
A A A
Perkiraan terbaru, Xiaomi memiliki pangsa 30% di pasar smartphone, vivo berada di urutan kedua dengan 17%, diikuti oleh Samsung (16%), Oppo (12%), dan realme (14%). Secara keseluruhan, perusahaan China menyumbang 81% dari penjualan handphone di India. Lainnya, termasuk Apple, hanya 11% dari pasar.

Menurut Counterpoint Technology Market Research, Neil Shah, jika sentimen negatif terhadap China tidak mengarah pada penurunan permintaan, gangguan yang disebabkan rantai pasokan dan manufaktur masih dapat memengaruhi pengiriman. Dan pengiriman Apple tampaknya sudah menderita.

Samsung, di sisi lain, memiliki rantai pasokan yang lebih beragam dan memiliki posisi yang baik untuk menyalip vivo untuk menjadi vendor terbesar kedua di India. Ada kemungkinan bahwa Sammy telah melampaui vivo di kuartal kedua ini, karena perusahaan sudah dalam jarak yang sangat dekat dengan Samsung. Kalau tidak, tampaknya raksasa Korea siap untuk mencapai itu pada bulan September.

Karena Xiaomi memiliki keunggulan besar atas keduanya, Samsung masih belum menjadi ancaman dalam waktu dekat. Namun, jika konflik berlanjut, Xiaomi akan punya alasan untuk khawatir.

Dalam jangka panjang, bahkan Apple dapat mengambil manfaat dari situasi ini. Baru-baru ini, kita telah melihat perubahan dalam strategi, dengan perusahaan tidak hanya mengurangi harga awal ponselnya tapi juga merilis iPhone SE yang relatif terjangkau.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Dua Lipa Gugat Samsung...
Dua Lipa Gugat Samsung Rp260 Miliar Gara-gara Foto Dipakai di Kardus TV Tanpa Izin
Samsung Luncurkan Hearapy,...
Samsung Luncurkan Hearapy, Aplikasi untuk Mengurangi Mabuk Perjalanan
Rekomendasi
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Berita Terkini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved