Hilton Garap Starlab, Stasiun Luar Angkasa Senyaman Hotel untuk Astronot dan Turis
Rabu, 21 September 2022 - 12:37 WIB
loading...
Ilustrasi stasiun ruang angkasa pribadi Starlab yang melayang di atas Bumi. Beberapa panel surya memanjang ke luar dalam bentuk X di sisi kiri gambar, sementara kapsul putih bundar besar memanjang ke kanan. Foto/Nanoracks/Lockheed Martin/Voyager Space
A
A
A
OHIO - Hilton sedang merencanakan membuat Starlab, hotel luar angkasa yang nyaman untuk astronot atau turis untuk tinggal dalam waktu yang lama di orbit. Untuk mewujudkan Starlab , Hilton bekerja sama dengan Nanoracks, Voyager Space, dan Lockheed Martin.
Starlab adalah salah satu dari serangkaian stasiun luar angkasa swasta yang diharapkan NASA akan menggantikan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dalam dekade mendatang. Meskipun operasi ISS di pihak NASA baru-baru ini diperpanjang enam tahun hingga 2030, NASA telah merencanakan stasiun luar angkasa lain yang dijalankan secara pribadi.
Voyager dan Nanoracks menerima anggaran USD160 juta dari NASA sebagai tahap awal pada Desember 2021. Kontrak tersebut merupakan bagian dari sekitar USD416 juta dalam kontrak desain NASA yang dibagi hampir merata di antara tiga perusahaan AS yang memimpin setiap proyek, yaitu Blue Origin (USD130 juta), Nanoracks LLC (USD160 juta) dan Northrop Grumman Systems Corp. (USD125,6 juta).
Baca juga; Roscosmos Ungkap Desain Awal Stasiun Luar Angkasa Rusia, ROSS Mampu Tampung 6 Kosmonot
“Hilton akan membawa keahlian dan pengalaman mengelola perhotelan untuk mendukung desain dan pengembangan suite kru di atas Starlab. Ini membantu membayangkan kembali pengalaman manusia di luar angkasa, membuat masa inap yang lebih lama menjadi lebih nyaman,” kata para pejabat dalam pernyataan bersama Selasa 20 September 2022 dikutip SINDOnews dari laman Space.com.
Starlab adalah salah satu dari serangkaian stasiun luar angkasa swasta yang diharapkan NASA akan menggantikan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dalam dekade mendatang. Meskipun operasi ISS di pihak NASA baru-baru ini diperpanjang enam tahun hingga 2030, NASA telah merencanakan stasiun luar angkasa lain yang dijalankan secara pribadi.
Voyager dan Nanoracks menerima anggaran USD160 juta dari NASA sebagai tahap awal pada Desember 2021. Kontrak tersebut merupakan bagian dari sekitar USD416 juta dalam kontrak desain NASA yang dibagi hampir merata di antara tiga perusahaan AS yang memimpin setiap proyek, yaitu Blue Origin (USD130 juta), Nanoracks LLC (USD160 juta) dan Northrop Grumman Systems Corp. (USD125,6 juta).
Baca juga; Roscosmos Ungkap Desain Awal Stasiun Luar Angkasa Rusia, ROSS Mampu Tampung 6 Kosmonot
“Hilton akan membawa keahlian dan pengalaman mengelola perhotelan untuk mendukung desain dan pengembangan suite kru di atas Starlab. Ini membantu membayangkan kembali pengalaman manusia di luar angkasa, membuat masa inap yang lebih lama menjadi lebih nyaman,” kata para pejabat dalam pernyataan bersama Selasa 20 September 2022 dikutip SINDOnews dari laman Space.com.
Lihat Juga :