Elon Musk: Sel Surya Mampu Penuhi Kebutuhan Listrik Dunia

Sabtu, 17 September 2022 - 21:43 WIB
loading...
Elon Musk: Sel Surya...
CEO Tesla Elon Musk mengatakan bahwa energi matahari mampu memenuhi kebutuhan energi seluruh dunia.Foto/Yahoo
A A A
TEXAS - CEO Tesla Elon Musk mengatakan bahwa energi matahari mampu memenuhi kebutuhan energi listrik seluruh dunia. Dia menyebutkan bahwa energi matahari ini dapat diperoleh secara gratis, hanya tinggal menangkapnya dan mengubah menjadi energi listrik.

“Reaktor fusi gratis di langit dapat dengan mudah mengubah, 4 juta ton massa menjadi energi setiap detik. Kita hanya perlu menangkapnya dalam jumlah yang sangat kecil untuk menggerakkan semua peradaban,” kata Musk melalui akun twitternya 16 Oktober 2020.

Dalam pengertian teknis, tweet Musk tentu saja benar: matahari adalah reaktor fusi alami yang menghasilkan energi dalam jumlah yang tak terduga. Bumi, yang dilindungi oleh atmosfer tebal, sangat mungkin memperoleh sumber energi sendiri.

Baca juga; China Ubah Gurun Pasir Jadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar, Luasnya 43.000 Km Persegi

Berapa banyak energi yang dihasilkan Matahari melalui reaksi fusi nuklir yang memberi kehidupan di tata surya? Jawabannya cukup rumit, namun bisa disederhanakan, yaitu: 385 yotta watt atau sekitar 3,85 kali 10 pangkat 26.

Dari jumlah itu, sekitar dua pertiganya menghantam Bumi setelah menempuh perjalanan sejauh 92 juta mil. Jadi jumlah energi yang berhasil melewati perjalanan jauh masih sangat kuat.

“Jika semua energi sinar Matahari yang mengenai permukaan bumi di Texas saja dapat diubah menjadi listrik, itu akan mencapai 300 kali total output daya dari semua pembangkit listrik di dunia!” demikian keterangan Universitas Tennessee dikutip SINDOnews dari laman popularmechanics.

Baca juga; Jateng Punya Potensi Besar untuk Listrik Tenaga Surya

Sedangkan Elon Musk punya penghitungan sendiri, untuk memenuhi kebutuhan listrik seluruh Amerika Serikat (AS) dengan energi matahari, yaitu menggunakan sebidang tanah 100 kali 100 mil atau sekitar 10.000 mil persegi. Diketahui AS menggunakan 3.725 Terawatt-jam selama satu tahun pada 2013, setara dengan 425 gigawatt.

Kemudian diasumsikan hasil fotovoltaik rata-rata 0,24 gigawatt per kilometer persegi, berdasarkan panel terbaik di pasar. Itu juga dengan memperhatikan efektivitas panel fotovoltaik rata-rata sekitar 21 persen.

Jadi 10.000 kilometer persegi, dikalikan dengan 0,24 gigawatt per kilometer persegi, dikalikan dengan 0,21 memberi kita lebih dari 500 gigawatt. Musk kemudian mengklarifikasi bahwa proposalnya menyarankan sebuah situs berukuran 10.000 mil persegi, atau 25.900 kilometer persegi, tetapi analisis menunjukkan bahwa sebidang tanah yang lebih kecil sudah cukup.
Elon Musk: Sel Surya Mampu Penuhi Kebutuhan Listrik Dunia


Untuk fasilitas 1 megawatt menggunakan panel 345 watt membutuhkan sekitar 4 hingga 4,5 hektare lahan, termasuk lorong untuk pemeliharaan, pagar keamanan, inverter, dan transformator, tanpa baterai penyimpanan. Untuk menghasilkan 1 megawatt hanya memerlukan wkatu setengah hari pada musim semi dan gugur ketika langit cerah.

Sebagai perbandingan, ladang panel surya Topaz di San Luis Obispo County, California, sebagai salah satu ladang surya terbesar di Amerika Serikat, menawarkan energi listrik 550 megawatt dan luas lahan 4.500 hektare. Itu memberi sekitar pasokan energi sekitar 8,2 hektare per megawatt.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Elon Musk Prediksi AI...
Elon Musk Prediksi AI Akan Membuat Manusia Tak Perlu Bekerja
Rusia dan China Siap...
Rusia dan China Siap Halau Badai Matahari
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Rekomendasi
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved