Dream Chaser, Pesawat Luar Angkasa Serba Guna dan Ekonomis
Rabu, 07 September 2022 - 21:33 WIB
loading...
Dream Chaser adalah pesawat luar angkasa yang dirancang mampu membawa kargo ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dan kembali ke Bumi mendarat di landasan pacu konvensional. Foto/Sierra Nevada Corp
A
A
A
FLORIDA - Dream Chaser adalah pesawat luar angkasa yang dirancang mampu membawa kargo ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dan kembali ke Bumi mendarat di landasan pacu konvensional. Dream Chaser dapat digunakan untuk misi kepentingan sipil dan militer dengan biaya yang lebih hemat.
Dream Chaser dibuat oleh Sierra Nevada Corporation (SNC) dan anak perusahaan luar angkasanya Sierra Space. Dream Chaser akan digunakan untuk misi kargo ISS pada tahun 2024 untuk mengangkut berbagai eksperimen ilmu kehidupan untuk perusahaan biotek luar angkasa Jerman, Yuri.
Dream Chaser akan diluncurkan dari Stasiun Angkatan Luar Angkasa Cape Canaveral Florida menggunakan roket United Launch Alliance Vulcan Centaur. Setelah menyelesaikan misi ke ISS, Dream Chaser kembali ke Bumi dan mendarat di landasan pacu konvensional.
Baca juga; Rekayasa Digital Imajinasikan Desain Toyota Supra Bak Pesawat Luar Angkasa
NASA saat ini menerima pengiriman kargo ISS dari SpaceX dan Northrop Grumman. Kapsul Dragon SpaceX dirancang untuk mengirim kargo dan kembali ke Bumi, sementara Cygnus milik Northrop Grumman terbakar secara alami di atmosfer.
Dream Chaser yang berbentuk shuttle akan menjadi alternatif lain untuk kapsul ini. Di sisi pertahanan, Sierra Space mengumumkan tonggak pengembangan untuk mesin roket Vortex, yang akan diluncurkan dari Dream Chaser untuk misi militer.
Sedangkan varian mesin tingkat atas VR35K-A untuk layanan komersial lulus tinjauan desain kritis pada 4 Agustus. Sierra Space dan Angkatan Udara Amerika Serikat bersama-sama menggunakan mesin VR35K-A untuk meningkatkan kinerja peluncuran dengan biaya lebih rendah melalui pengembangan alternatif mesin tingkat atas.
Dream Chaser dibuat oleh Sierra Nevada Corporation (SNC) dan anak perusahaan luar angkasanya Sierra Space. Dream Chaser akan digunakan untuk misi kargo ISS pada tahun 2024 untuk mengangkut berbagai eksperimen ilmu kehidupan untuk perusahaan biotek luar angkasa Jerman, Yuri.
Dream Chaser akan diluncurkan dari Stasiun Angkatan Luar Angkasa Cape Canaveral Florida menggunakan roket United Launch Alliance Vulcan Centaur. Setelah menyelesaikan misi ke ISS, Dream Chaser kembali ke Bumi dan mendarat di landasan pacu konvensional.
Baca juga; Rekayasa Digital Imajinasikan Desain Toyota Supra Bak Pesawat Luar Angkasa
NASA saat ini menerima pengiriman kargo ISS dari SpaceX dan Northrop Grumman. Kapsul Dragon SpaceX dirancang untuk mengirim kargo dan kembali ke Bumi, sementara Cygnus milik Northrop Grumman terbakar secara alami di atmosfer.
Dream Chaser yang berbentuk shuttle akan menjadi alternatif lain untuk kapsul ini. Di sisi pertahanan, Sierra Space mengumumkan tonggak pengembangan untuk mesin roket Vortex, yang akan diluncurkan dari Dream Chaser untuk misi militer.
Sedangkan varian mesin tingkat atas VR35K-A untuk layanan komersial lulus tinjauan desain kritis pada 4 Agustus. Sierra Space dan Angkatan Udara Amerika Serikat bersama-sama menggunakan mesin VR35K-A untuk meningkatkan kinerja peluncuran dengan biaya lebih rendah melalui pengembangan alternatif mesin tingkat atas.
Lihat Juga :