10 Kesalahan Sistem Komputer Paling Fatal di Dunia, Apa Saja?
Sabtu, 04 Juli 2020 - 11:07 WIB
loading...
A
A
A
4. Meltdown
![10 Kesalahan Sistem Komputer Paling Fatal di Dunia, Apa Saja?]()
Metldown adalah sebuah kekurangan yang ditemukan di sejumlah prosesor Intel, ARM dan AMD yang memungkinkan hacker untuk mengakses kata kunci, kunci enkripsi dan informasi pribadi lainnya dari aplikasi terbuka. Virus Meltdown digunakan untuk menyadap, membobol, dan mencuri data atau sandi dari komputer orang lain.
Jika Spectre dapat mencuri data dari prosesor modern dari perusahaan manapun, Meltdown hanya menyerang prosesor Intel. Pihak Intel sebenarnya telah merilis sistem keamanan darurat untuk melindungi dari Meltdown namun meluasnya virus ini membuat hasilnya belum maksimal. (Baca juga: Sebar Inspirasi lewat Microblog, Ngeblog Masa Kini via Instagram)
5. Sistem Rudal Patriot di Perang Teluk
![10 Kesalahan Sistem Komputer Paling Fatal di Dunia, Apa Saja?]()
Sistem rudal Patriot adalah sistem rudal yang dikembangkan Amerika Serikat dalam Perang Teluk 1991. Saat Perang Teluk, sistem rudal Patriot di Dhahran, Arab Saudi yang telah beroperasi selama 100 jam mengalami kesalahan konversi dalam menghitung waktu. Nilai bertambah besar apabila sistem bekerja lebih lama. (Baca juga: AS Tarik Rudal Patriot, Arab Saudi Siap Kerahkan Sistem Rudalnya Sendiri)
Akibatnya jam internal melayang 0,34 detik. Israel telah mendeteksi masalah ini dua minggu sebelumnya dan menyarankan AS secara berkala menyalakan kembali sistem komputer namun ini tidak dilakukan. Pada 25 Februari 1991, sebuah rudal balistik "Scud" Irak menghantam barak-barak Angkatan Darat AS di Dhahran, menewaskan 28 tentara AS.
6. WannaCry
![10 Kesalahan Sistem Komputer Paling Fatal di Dunia, Apa Saja?]()
Pada Mei 2017 terjadi serangan ransomware wannaCry di seluruh dunia yang menginfeksi komputer berbasis Windows. WannaCry atau Wanna Decryptor (WCRY) itu terdeteksi sebagai Win32/Filecoder.WannaCryptor.D trojan. Sedang ransomware adalah bentuk perangkat lunak berbahaya yang mengenkripsi data pengguna dan membuatnya tidak dapat digunakan.
Serangan global itu melumpuhkan berbagai perangkat dan jaringan komputer berbagai negara di dunia. Di antaranya mengganggu produksi pabrik mobil Prancis, Renault, mengusik sistem Bank Sentral Rusia, serta mengacaukan sistem jaminan kesehatan nasional Inggris. (Baca juga: Langkah Ini Dapat Mencegah Serangan Ransomware Wannacry)
7. Stuxnet
![10 Kesalahan Sistem Komputer Paling Fatal di Dunia, Apa Saja?]()
Sebuah virus komputer yang dirancang untuk menyerang sistem industri muncul secara luas. Fasilitas nuklir di Iran diduga salah satu target serangan virus tersebut. Stuxnet disebut-sebut para pakar keamanan sebagai bentuk senjata cyber yang menjadi sarana terorisme di dunia maya. (Lihat grafis: Ledakan Dahsyat Guncang Iran, Diduga di Situs Nuklir Militer)

Metldown adalah sebuah kekurangan yang ditemukan di sejumlah prosesor Intel, ARM dan AMD yang memungkinkan hacker untuk mengakses kata kunci, kunci enkripsi dan informasi pribadi lainnya dari aplikasi terbuka. Virus Meltdown digunakan untuk menyadap, membobol, dan mencuri data atau sandi dari komputer orang lain.
Jika Spectre dapat mencuri data dari prosesor modern dari perusahaan manapun, Meltdown hanya menyerang prosesor Intel. Pihak Intel sebenarnya telah merilis sistem keamanan darurat untuk melindungi dari Meltdown namun meluasnya virus ini membuat hasilnya belum maksimal. (Baca juga: Sebar Inspirasi lewat Microblog, Ngeblog Masa Kini via Instagram)
5. Sistem Rudal Patriot di Perang Teluk

Sistem rudal Patriot adalah sistem rudal yang dikembangkan Amerika Serikat dalam Perang Teluk 1991. Saat Perang Teluk, sistem rudal Patriot di Dhahran, Arab Saudi yang telah beroperasi selama 100 jam mengalami kesalahan konversi dalam menghitung waktu. Nilai bertambah besar apabila sistem bekerja lebih lama. (Baca juga: AS Tarik Rudal Patriot, Arab Saudi Siap Kerahkan Sistem Rudalnya Sendiri)
Akibatnya jam internal melayang 0,34 detik. Israel telah mendeteksi masalah ini dua minggu sebelumnya dan menyarankan AS secara berkala menyalakan kembali sistem komputer namun ini tidak dilakukan. Pada 25 Februari 1991, sebuah rudal balistik "Scud" Irak menghantam barak-barak Angkatan Darat AS di Dhahran, menewaskan 28 tentara AS.
6. WannaCry

Pada Mei 2017 terjadi serangan ransomware wannaCry di seluruh dunia yang menginfeksi komputer berbasis Windows. WannaCry atau Wanna Decryptor (WCRY) itu terdeteksi sebagai Win32/Filecoder.WannaCryptor.D trojan. Sedang ransomware adalah bentuk perangkat lunak berbahaya yang mengenkripsi data pengguna dan membuatnya tidak dapat digunakan.
Serangan global itu melumpuhkan berbagai perangkat dan jaringan komputer berbagai negara di dunia. Di antaranya mengganggu produksi pabrik mobil Prancis, Renault, mengusik sistem Bank Sentral Rusia, serta mengacaukan sistem jaminan kesehatan nasional Inggris. (Baca juga: Langkah Ini Dapat Mencegah Serangan Ransomware Wannacry)
7. Stuxnet

Sebuah virus komputer yang dirancang untuk menyerang sistem industri muncul secara luas. Fasilitas nuklir di Iran diduga salah satu target serangan virus tersebut. Stuxnet disebut-sebut para pakar keamanan sebagai bentuk senjata cyber yang menjadi sarana terorisme di dunia maya. (Lihat grafis: Ledakan Dahsyat Guncang Iran, Diduga di Situs Nuklir Militer)
Lihat Juga :