2 Fenomena Alam di Kutub Utara yang Dikaitkan dengan Tanda Kiamat
Jum'at, 02 September 2022 - 16:08 WIB
loading...
A
A
A
2. Muncul Fenomena Arctic Amplification
Dalam salah satu penelitian, penyebab Kutub Utara memanas sekitar dua kali lipat rata-rata global adalah karena fenomena yang dikenal sebagai penguatan Arktik atau atau Arctic Amplification.
Dikutip dari laman Open Mind BBVA, ada beberapa mekanisme yang berperan dalam fenomena ini, salah satunya adalah albedo atau ukuran reflektifitas suatu material.
Salju dan es memiliki albedo tinggi yang menyerap sedikit atau tidak sama sekali sinar matahari. Inilah yang menjadi alasan pendaki memakai kacamata hitam saat mendaki lereng pada hari yang cerah serta salju yang menempel begitu lama di musim dingin.
Sebagai dampaknya, fenomena Arctic Amplification ini bisa cukup berpengaruh terhadap pemanasan Arktik dan berakibat pada munculnya fenomena lain, termasuk peningkatan pemanasan global dan pencairan es.
Kutub Utara dan Antartika bisa diibaratkan menjadi kulkas dunia. Karena tertutup salju putih dan es yang memantulkan panas kembali ke angkasa, mereka menyeimbangkan bagian lain dunia yang menyerap panas. Lebih sedikit es berarti lebih sedikit panas yang dipantulkan, yang berarti gelombang panas akan lebih intens di seluruh dunia.
Dalam salah satu penelitian, penyebab Kutub Utara memanas sekitar dua kali lipat rata-rata global adalah karena fenomena yang dikenal sebagai penguatan Arktik atau atau Arctic Amplification.
Dikutip dari laman Open Mind BBVA, ada beberapa mekanisme yang berperan dalam fenomena ini, salah satunya adalah albedo atau ukuran reflektifitas suatu material.
Salju dan es memiliki albedo tinggi yang menyerap sedikit atau tidak sama sekali sinar matahari. Inilah yang menjadi alasan pendaki memakai kacamata hitam saat mendaki lereng pada hari yang cerah serta salju yang menempel begitu lama di musim dingin.
Sebagai dampaknya, fenomena Arctic Amplification ini bisa cukup berpengaruh terhadap pemanasan Arktik dan berakibat pada munculnya fenomena lain, termasuk peningkatan pemanasan global dan pencairan es.
Kutub Utara dan Antartika bisa diibaratkan menjadi kulkas dunia. Karena tertutup salju putih dan es yang memantulkan panas kembali ke angkasa, mereka menyeimbangkan bagian lain dunia yang menyerap panas. Lebih sedikit es berarti lebih sedikit panas yang dipantulkan, yang berarti gelombang panas akan lebih intens di seluruh dunia.
(bim)
Lihat Juga :