Jangan Kaget, Ini 5 Hewan yang Bisa Menstruasi Layaknya Manusia

Jum'at, 26 Agustus 2022 - 14:15 WIB
loading...
Jangan Kaget, Ini 5...
Sama halnya seperti manusia, hewan seperti kelelawar juga mengalami menstruasi pada betinanya. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Jangan kaget, ternyata ada lima hewan yang bisa menstruasi layaknya manusia. Hal ini tentu jarang diketahui oleh banyak orang.

Melansir dari Journal of Vocational Health Studies, menstruasi merupakan siklus pendarahan secara periodik yang melibatkan sistem hormon dalam organ tubuh. Dari kodratnya, setiap perempuan yang tumbuh dewasa akan mengalami proses ini.

Sama halnya seperti manusia, hewan juga mengalami menstruasi pada betinanya. Siklus yang dialami hewan ini tentu berbeda dengan manusia.

Bahkan antara hewan satu dengan yang lain juga berbeda tergantung spesiesnya. Hewan yang mengalami siklus ini juga merupakan mamalia.

Baca juga : Digeber di Reli Asia, Ini yang Jadi Andalan Mitsubishi Triton versi Pabrikan

Nah, daripada penasaran yuk cermati lima hewan yang bisa menstruasi seperti perempuan di bawah ini:

1. Kelelawar

Dilansir dari laman Oxford Academic, Terdapat empat spesies kelelawar yang mengalami menstruasi, di antaranya :

- Kelelawar buah berekor pendek (Carollia perspicillata) yang memiliki siklus menstruasi sekitar 21-27 hari. Mereka biasanya memiliki dua kehamilan per tahun dan melahirkan satu anak setelah usia kehamilan 4 bulan. Spesies ini tinggal di wilayah neotropis yang meliputi benua Amerika.

- Kelelawar berlidah panjang (Glossophaga soricina) yang juga dari kawasan neotropis. Memiliki siklus menstruasi 22-26 hari.

- Kelelawar mastiff hitam (Molossus ater) yang juga dari alam neotropis. Di alam liar mereka hanya melahirkan satu anak setelah usia kehamilan 3-4 bulan. Bila selama waktu tersebut hewan ini tidak hamil maka akan mengalami pendarahan (menstruasi).

- Kelelawar buah (fulvous liar R. leschenaultii) yang berada di wilayah Asia Tenggara. Mereka memiliki siklus menstruasi 33 hari.

2. Primata

Sebenarnya semua jenis primata juga mengalami proses menstruasi ini. Mereka memiliki masa kehamilan yang berkisar antara 6 sampai 9 bulan, dan mereka biasanya melahirkan satu anak.

Panjang siklus menstruasi mereka berkisar antara 21 hingga 37 hari. Durasi menstruasi adalah 2-4 hari dan pola hormonal serupa antar spesies.

3. Tikus Berduri

Hewan menstruasi berikutnya merupakan satu satunya binatang pengerat yang mengalami proses menstruasi. Tikus yang berhabitat di Afrika Timur dan Tengah ini memiliki siklus menstruasi yang sama seperti manusia.

Tikus berduri memiliki siklus menstruasi selama 8-9 hari dengan durasi sekitar 3 hari. Bisa dipastikan bahwa terjadinya perdarahan ini dikarenakan penurunan konsentrasi progesteron.

Baca juga : Mengenal Timor S515, Mobnas Popular yang Diproduksi Tahun 1990-an, Ini Kecanggihannya

4. Tikus Gajah

Berbeda dari tikus pada umumnya, hewan ini bukanlah pengerat. Mereka juga merupakan mamalia yang berukuran kecil endemik Afrika. Panjang rata-rata siklus menstruasi mereka adalah 12 hari.

Menurut penelitian dari Profesor C. J. van der Horst pada tahun 1940-an, Menstruasi di alam liar bukanlah peristiwa siklus pada tikus gajah tetapi hanya terjadi pada akhir musim kawin.

Betina yang berovulasi pada puncak musim kawin paling sering dibuahi dan menjadi hamil. Sedangkan pada akhir musim kawin, ada kemungkinan lebih tinggi untuk mengalami ovulasi tanpa pembuahan yang diikuti dengan menstruasi.

5. Gajah

Ternyata mamalia besar ini juga merupakan hewan yang bisa menstruasi. Melansir dari nrcn.org diketahui seekor gajah yang sedang menstruasi menggunakan rumput sebagai pembalut. Dalam periode itu biasanya gajah betina akan tinggal di satu tempat.

Penelitian telah menunjukkan bahwa beberapa fitur reproduksi pada gajah sangat berbeda dari mamalia lain. Ini termasuk anatomi saluran urogenital, panjang dan struktur siklus reproduksi, pembentukan beberapa corpora lutea, dan jenis dan pola sekresi hormon reproduksi.

Gajah memiliki siklus estrus sekitar 13-18 minggu. Progesteron meningkat 1-3 hari setelah ovulasi, menandakan dimulainya fase luteal, yang berlangsung 6-12 minggu yang diikuti oleh fase folikuler 4 sampai 6 minggu yang diakhiri oleh dua lonjakan LH yang tepat dengan jarak dan waktu.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cacing Zombie Hilang...
Cacing Zombie Hilang Secara Misterius, Bikin Ilmuwan Gelisah
Jurassic Park Ternyata...
Jurassic Park Ternyata Benar! Nyamuk Bisa Bawa DNA Hewan
Mata Rusa Kutub Bisa...
Mata Rusa Kutub Bisa Melihat Sesuatu Melebihi Alat Canggih Manapun
Hewan Mana yang Berpasangan...
Hewan Mana yang Berpasangan Seumur Hidup? Setia Sampai Mati
Gurita Dilatih Bermain...
Gurita Dilatih Bermain Piano dan Berhasil, Berikut Aksinya
Hewan Semakin Menderita...
Hewan Semakin Menderita seperti Manusia Akibat Degradasi Lingkungan
Miliarder AS Ini Tewas...
Miliarder AS Ini Tewas Terinjak-injak Gajah saat Berburu Kijang Punggung Kuning
Jangan Asal Tinggal!...
Jangan Asal Tinggal! Ini 5 Tips Menjaga Hewan Peliharaan Tetap Aman Saat Mudik Lebaran
Life Cat Perkuat Penetrasi...
Life Cat Perkuat Penetrasi Pasar Nutrisi Kucing Premium
Rekomendasi
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved