Demi Harga Murah Galaxy M51, Samsung Blusukan ke China Cari Layar OLED

Selasa, 30 Juni 2020 - 22:03 WIB
loading...
Demi Harga Murah Galaxy...
Samsung Galaxy M51 difokuskan menjadi perangkat seri M paling kuat sepanjang tahun 2020 berjalan. Handphone akan membawa Snapdragon 730 bersama RAM 8 GB dan daya ingat 128 GB. Foto/Muh Iqbal M/SINDOnews
A A A
SEOUL - Samsung mungkin menjadi salah satu pembuat layar ponsel terbaik yang ada di pasaran, tapi produknya bukan yang paling terjangkau. Itulah yag mendorong perusahaan tersebut memutuskan tidak menggunakan layar internal untuk Galaxy M51 , ponsel dengan harga terjangkau. (Baca juga: Samsung akan Hadirkan Galaxy S20 Lite di Bulan Oktober )

Dalam beberapa waktu terakhir, perusahaan telah meningkatkan fokusnya pada seri midtier "A" dan Galaxy M. Keduanya telah membantu perusahaan meningkatkan penjualannya pada saat flagship-nya dianggap kurang laku dari harapan.

Laman GSM Arena menyebutkan, Galaxy M51 difokuskan menjadi perangkat seri M paling kuat hingga saat ini. Kemungkinan handphone akan membawa chipset Snapdragon 730 bersama RAM 8 GB dan memori bawaan 128 GB.

Handphone ini akan datang dengan panel Super AMOLED berpemindai sidik jari tertanam di layar. Kamera utama pada bodi belakangnya berkekuatan 64 MP.

Galaxy M51 Dibangun memanfaatkan Popularitas Galaxy A51
Menurut sebuah laporan, Galaxy M51 akan menjadi versi yang terjangkau dari Galaxy A51, yang telah terbukti cukup populer secara global.

Orang dalam rantai pasokan, Ross Young mengklaim, layar akan dibeli dari China Star OLED. Ini akan menjadi smartphone Galaxy pertama dengan layar OLED yang tidak diproduksi Samsung sendiri.


Pengiriman dijadwalkan akan dimulai pada bulan Juli dan handphone akan diluncurkan pada September 2020 di India. Belum ada kabar tentang peluncuran Eropa, tapi kita mungkin akan mendengarnya nanti. Handset itu pastinya akan sampai ke negara-negara Asia lainnya juga.

Sebelum, pabrikan OLED asal China lainnya, BOE, batal memasok panel ke Samsung dan Apple. Alasannya, BOE gagal memenuhi standar kualitas yang disyaratkan perusahaan.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Samsung Akui Tak Berdaya...
Samsung Akui Tak Berdaya Hadapi Gempuran Produk China
Ini Pemicu Samsung Berhenti...
Ini Pemicu Samsung Berhenti Jualan TV dan Perangkat Elektronik
Alasan Galaxy S26 Ultra...
Alasan Galaxy S26 Ultra Disebut AI Phone Paling Matang untuk Kerja Mobile di 2026
Samsung Umumkan Berhenti...
Samsung Umumkan Berhenti Jualan TV dan Perangkat Elektronik
Samsung Off Side Asal...
Samsung Off Side Asal Comot Gambar Dua Lipa Tanpa Izin
Samsung Siap Angkat...
Samsung Siap Angkat Kaki dari China, Ini Masalahnya
Dua Lipa Gugat Samsung...
Dua Lipa Gugat Samsung Rp260 Miliar Gara-gara Foto Dipakai di Kardus TV Tanpa Izin
Samsung Luncurkan Hearapy,...
Samsung Luncurkan Hearapy, Aplikasi untuk Mengurangi Mabuk Perjalanan
Kacamata AI Karya Mahasiswa...
Kacamata AI Karya Mahasiswa UI Bawa Indonesia ke Global Ambassador Samsung SFT 2026
Rekomendasi
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved