4 Ular Kobra Terbesar dengan Bisa Paling Mematikan

Minggu, 21 Agustus 2022 - 15:33 WIB
loading...
4 Ular Kobra Terbesar...
Ular Kobra Terbesar dengan Bisa Paling Mematikan. FOTO/ IST
A A A
NEW DELHI - Terdapat banyak jenis ular kobra berukuran besar dengan bisa yang mematikan di dunia. Ular kobra sendiri merupakan spesies ular yang memiliki racun yang mengancam keselamatan manusia.

BACA JUGA - Cara Suku Dayak Membuktikan Keberadaan Ular Raksasa Nabau dan Tangkalaluk

Biasanya ular kobra muncul pada saat musim hujan, karena pada musim ini telur-telur kobra akan menetas dan anak kobra akan muncul di permukaan. Kondisi itulah yang menyebabkan ular kobra sering masuk ke pemukiman warga.

Oleh sebab itu, setiap warga diharapkan untuk waspada terhadap keberadaan ular kobra ini. Disamping itu, kita juga harus bisa membedakan jenis ular kobra dengan ular lain yang tidak berbisa agar kita tidak salah menanganinya.

Berikut ini adalah daftar jenis ular kobra dengan bisa mematikan di seluruh dunia, antara lain:

1 Kobra Hutan Afrika

Ular Kobra Hutan Afrika adalah salah satu jenis kobra yang mempunyai tubuh paling panjang di dunia. Panjangnya bisa mencapai lebih dari 3,1 meter.

Selain terpanjang, mereka juga merupakan salah satu jenis kobra yang mempunyai bisa mematikan. Jika bisa sudah masuk ke dalam darah, maka korbannya tidak bisa bergerak atau mengalami kelumpuhan mendadak.

Bisa ini menyebar sangat cepat, yaitu selama 30 menit hingga 2 jam setelah digigit.

1. Kobra India (Binocellate cobra)

Ular Kobra India bisa dikatakan sebagai jenis ular kobra paling berbahaya di dunia. Bisa atau racun yang mereka keluarkan sangatlah berbahaya karena akan menyerang saraf korban. Panjang ular ini bisa mencapai 10 meter.

Akibatnya, korban akan mengalami gangguan, seperti jantung berhenti, otot melemah, gagal napas, hingga kematian.

Dampak ini bekerja sangatlah cepat, yaitu hanya sekitar 15 menit hingga 2 jam saja setelah tergigit.

Sama seperti namanya, mereka banyak ditemukan di India dan beberapa negara lain, seperti Bangladesh, Sri Lanka, Nepal, hingga Pakistan.

2. Ular Kobra Jawa (Naja sputatric)

Ular Kobra Jawa adalah salah satu jenis ular kobra di Indonesia yang paling mudah ditemukan.

Mereka banyak ditemukan di beberapa pulau, seperti Jawa, Lombok, Bali, Pulau Komodo, dan Flores.

Ular ini mempunyai warna kulit yang beragam tergantung dengan usia dan lokasi tempat tinggal.

Biasanya, ketika masih anak-anak hingga remaja mereka mempunyai motif bintik-bintik pada bagian bawah kepala atau leher.

Sedangkan, ketika dewasa maka kulitnya akan berubah menjadi cokelat, kekuningan, hingga kehitaman. Panjang ullar kobra ini 2 meter.

Mereka akan menyemburkan bisa ketika merasa terancam.

3.Ular Kobra Sumatera (Naja sumatrana)

Ular Kobra Sumatera mempunyai wilayah sebaran yang lebih luas dibandingkan kobra Jawa.Mereka bisa ditemui di Sumatera, Kalimantan, Kepulauan Riau, dan Bangka Belitung.

Panjang ular ini bisa mencapai 3 meter, selain di Indonesia, jenis ini juga bisa ditemukan di Singapura, Malaysia, Filipina, dan Thailand.

Mereka juga mempunyai beberapa nama lain, seperti kobra hitam, kobra melayu, dan kobra khatulistiwa.

Sama seperti kobra Jawa, jenis yang satu ini juga akan menyemburkan bisa ke arah lawan ketika merasa terancam.

4. Ular Kobra Caspia

Ular kobra berbahaya selanjutnya adalah kobra caspia yang banyak ditemukan di Asia Tengah. Ular caspia merupakan ular kobra yang sangat agresif dan merupakan spesies kobra dengan bisa yang sangat mematikan.

Racun ular kobra caspia bahkan bisa menyebabkan kematian bagi korbannya. Ular kobra ini memiliki panjang 1,3 hingga 1,6 meter. Gigitan yang disebabkan kobra caspia akan menyebabkan rasa sakit dan bengkak parah.

Korban akan merasa lemah, kantuk, dan kelumpuhan pada seluruh anggota tubuh. Kematian yang disebabkan oleh racun kobra caspia akan berlangsung secara perlahan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
AI Bisa Memperpanjang...
AI Bisa Memperpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik
Peugeot Memperkenalkan...
Peugeot Memperkenalkan Mesin Bensin Turbo 100 Baru
Rekomendasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved