UNESCO Sebut 3 Kota Besar Ini Terancam Digulung Tsunami dalam Waktu Dekat
Minggu, 21 Agustus 2022 - 14:31 WIB
loading...
A
A
A
Program ‘siap tsunami’ adalah bagian dari upaya UNESCO yang diluncurkan menjelang konferensi Kelautan PBB di Lisbon, Portugal minggu depan, untuk memastikan semua komunitas yang berisiko akan tahu apa yang harus dilakukan jika terjadi tsunami pada tahun 2030.
“Tsunami 2004 dan 2011 adalah peringatan. Kami telah menempuh perjalanan panjang sejak 2004. Kami lebih aman hari ini. Tetapi ada kesenjangan dalam kesiapsiagaan dan kami perlu meningkatkan; kita perlu memastikan bahwa peringatan dipahami oleh pengunjung dan komunitas,” kata Bernardo Aliaga, pakar tsunami utama di UNESCO seperti dilansir Unilad.
Tsunami Samudra Hindia pada tahun 2004 merupakan yang paling mematikan dalam sejarah. Tsunami itu menewaskan sekitar 230.000 orang di 14 negara. Sedangkan gempa bumi dan tsunami berkekuatan 9,1 pada tahun 2011, yang mencapai ketinggian hampir 40 meter (130 kaki), menewaskan 18.000 orang di Jepang.
Bernardo Aliaga mengatakan pihak berwenang di kota-kota tersebut sedang mengerjakan tsunami ready untuk kesiapsiagaan. Termasuk terkait rambu dan prosedur evakuasi, serta rencana memperingatkan para wisatawan.
Program tersebut akan diluncurkan pada konferensi kelautan PBB di Lisbon minggu depan. Tsunami-ready merupakan upaya untuk memastikan seluruh komunitas yang berisiko tahu apa yang harus dilakukan jika tsunami terjadi tahun 2030 mendatang.
“Tsunami 2004 dan 2011 adalah peringatan. Kami telah menempuh perjalanan panjang sejak 2004. Kami lebih aman hari ini. Tetapi ada kesenjangan dalam kesiapsiagaan dan kami perlu meningkatkan; kita perlu memastikan bahwa peringatan dipahami oleh pengunjung dan komunitas,” kata Bernardo Aliaga, pakar tsunami utama di UNESCO seperti dilansir Unilad.
Tsunami Samudra Hindia pada tahun 2004 merupakan yang paling mematikan dalam sejarah. Tsunami itu menewaskan sekitar 230.000 orang di 14 negara. Sedangkan gempa bumi dan tsunami berkekuatan 9,1 pada tahun 2011, yang mencapai ketinggian hampir 40 meter (130 kaki), menewaskan 18.000 orang di Jepang.
Bernardo Aliaga mengatakan pihak berwenang di kota-kota tersebut sedang mengerjakan tsunami ready untuk kesiapsiagaan. Termasuk terkait rambu dan prosedur evakuasi, serta rencana memperingatkan para wisatawan.
Program tersebut akan diluncurkan pada konferensi kelautan PBB di Lisbon minggu depan. Tsunami-ready merupakan upaya untuk memastikan seluruh komunitas yang berisiko tahu apa yang harus dilakukan jika tsunami terjadi tahun 2030 mendatang.
Lihat Juga :