Deretan Ilmuwan Penemu Teori Fenomena Alam
Selasa, 16 Agustus 2022 - 13:21 WIB
loading...
A
A
A
Proses terjadinya siang dan malam selalu menjadi perdebatan para ilmuwan terdahulu. Terdapat berbagai macam teori mengenai proses perputaran dan pusat semesta.
Salah satu di antara banyaknya teori adalah teori heliosentris yang dicetuskan oleh Nicolaus Copernicus. Dia adalah orang pertama yang menyatakan bahwa mataharilah yang menjadi pusat perputaran bumi dan planet-planet lainnya. Teori ini disebut dengan teori heliosentris. Nicolaus melawan teori Ptolemus yang mengatakan bahwa bumilah yang menjadi pusat tata surya.
Nicolaus membuat risalah astronomi yang menjadi dasar teori heliosentrisnya. Risalah itu disebut Commentariolus atau "Komentar Kecil".
Nicolaus menulis sebuah karya astronomi, De Revolutionibus Orbium Coelestium Libri Vi atau Enam Buku tentang Revolusi Orbit Surgawi. Dalam karyanya tersebut, Nicolaus menjelaskan tentang teori heliosentris temuannya. Dia juga berpendapat bahwa bumi matahari porosnya setiap hari dan membutuhkan waktu satu tahun untuk mengorbit matahari.
3 Erasthothenes
Erasthothenes merupakan seorang ilmuwan asal Yunani yang mahir dalam berbagai bidang. Jika kebanyakan ilmuwan terdahulu mencari cara untuk mengetahui bentuk bumi sebenarnya, Erasthothenes melakukan penemuan yang berbeda. Dia merupakan pertama yang berhasil mengukur keliling bumi.
Bermodalkan rumus matematika sederhana dan logika perbandingan matahari di dua tempat, Syene dan Alexandria, Erasthothenes mampu menghitung keliling bumi. Tidak hanya itu, dia jugalah yang berhasil menghitung kemiringan bumi, serta merancang sistem garis bujur dan garis lintang.
4. Alexander von Humboldt
Salah satu di antara banyaknya teori adalah teori heliosentris yang dicetuskan oleh Nicolaus Copernicus. Dia adalah orang pertama yang menyatakan bahwa mataharilah yang menjadi pusat perputaran bumi dan planet-planet lainnya. Teori ini disebut dengan teori heliosentris. Nicolaus melawan teori Ptolemus yang mengatakan bahwa bumilah yang menjadi pusat tata surya.
Nicolaus membuat risalah astronomi yang menjadi dasar teori heliosentrisnya. Risalah itu disebut Commentariolus atau "Komentar Kecil".
Nicolaus menulis sebuah karya astronomi, De Revolutionibus Orbium Coelestium Libri Vi atau Enam Buku tentang Revolusi Orbit Surgawi. Dalam karyanya tersebut, Nicolaus menjelaskan tentang teori heliosentris temuannya. Dia juga berpendapat bahwa bumi matahari porosnya setiap hari dan membutuhkan waktu satu tahun untuk mengorbit matahari.
3 Erasthothenes
Erasthothenes merupakan seorang ilmuwan asal Yunani yang mahir dalam berbagai bidang. Jika kebanyakan ilmuwan terdahulu mencari cara untuk mengetahui bentuk bumi sebenarnya, Erasthothenes melakukan penemuan yang berbeda. Dia merupakan pertama yang berhasil mengukur keliling bumi.
Bermodalkan rumus matematika sederhana dan logika perbandingan matahari di dua tempat, Syene dan Alexandria, Erasthothenes mampu menghitung keliling bumi. Tidak hanya itu, dia jugalah yang berhasil menghitung kemiringan bumi, serta merancang sistem garis bujur dan garis lintang.
4. Alexander von Humboldt
Lihat Juga :