Meta Dituding Bisa Melacak Pengguna Lewat Browser di Facebook dan Instagram

Senin, 15 Agustus 2022 - 14:21 WIB
loading...
Meta Dituding Bisa Melacak...
Meta dituding diciptakan untuk mengintai pengguna Facebook dan Instagram. FOTO/ IST
A A A
CUPERTINO - Seorang mantan insinyur Google bernama Felix Krause baru saja melontarkan statement mengejutkan. Ia menyebut Meta mampu melacak pengguna melalui browser yang ada di aplikasi Facebook dan Instagram.

"Aplikasi Instagram menyuntikkan kode pelacakan mereka ke setiap situs web yang ditampilkan, termasuk saat mengklik iklan, memungkinkan mereka untuk memantau semua interaksi pengguna," kata Krause.

BACA JUGA - Ludes, Google Bakal Hentikan Produksi Google Home Max

"Ini mencakup, setiap tombol dan tautan yang diklik, pilihan teks, tangkapan layar, serta input formulir apa pun, seperti kata sandi, alamat, dan nomor kartu kredit,” lanjutnya.

Melansir dari The Guardian, Senin (15/8/2022) Krause menemukan injeksi kode dengan membangun alat yang dapat mencantumkan semua perintah tambahan yang ditambahkan ke situs web oleh browser.

Untuk browser normal, dan sebagian besar aplikasi, alat ini tidak mendeteksi perubahan, tetapi untuk Facebook dan Instagram menemukan hingga 18 baris kode yang ditambahkan oleh aplikasi.

Baris kode tersebut diduga memindai kit pelacakan lintas platform tertentu dan jika tidak diinstal, akan memanggil Meta Pixel yang merupakan alat pelacakan yang memungkinkan perusahaan untuk mengikuti pengguna di seluruh web dan membangun profil yang akurat dari minat mereka.

Tidak jelas sejak kapan Meta mulai melakukan hal ini, namun dalam sebuah pernyataan, Meta mengatakan bahwa menyuntikkan kode pelacakan mematuhi preferensi pengguna tentang apakah mereka mengizinkan aplikasi untuk mengikuti mereka atau tidak.

Dan itu hanya digunakan untuk mengumpulkan data sebelum diterapkan untuk tujuan periklanan atau pengukuran yang ditargetkan bagi pengguna yang memilih keluar dari pelacakan tersebut.

“Kode ini memungkinkan kami untuk mengumpulkan data pengguna sebelum menggunakannya untuk tujuan periklanan atau pengukuran yang ditargetkan. Kami tidak menambahkan piksel apa pun. Kode disuntikkan sehingga kami dapat menggabungkan peristiwa konversi dari piksel," terangnya.

Meta menambahkan, untuk aktivitas pembelian yang dilakukan melalui browser dalam aplikasi, Meta meminta persetujuan pengguna untuk menyimpan informasi pembayaran untuk tujuan pengisian otomatis.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Pengguna Facebook dan...
Pengguna Facebook dan Instagram Perlu Memperhatikan Hal Ini
Facebook Mengalami Kesalahan...
Facebook Mengalami Kesalahan Aneh, Ini yang Terjadi
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Rekomendasi
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
Jadwal Final Indonesia...
Jadwal Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Bidik Gelar Perdana
Berita Terkini
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved