Tangkal Panggilan Spam dengan Mengaktifkan Fitur Android Baru Ini

Selasa, 30 Juni 2020 - 09:44 WIB
loading...
A A A
Google memberikan beberapa contoh alasan mengapa suatu perusahaan atau pelaku usaha dapat menghubungi Anda untuk "menjadwalkan koneksi internet" atau untuk memberi tahu bahwa pengiriman makanan telah tiba. Informasi ini dikirim ke aplikasi Telepon Anda. Jadi, ketika bisnis memanggil ponsel Android, Google membandingkan informasi dari panggilan itu dengan informasi yang dikirim aplikasi Telepon Anda. Jika ada kecocokan, layar akan menampilkan "Panggilan Terverifikasi". Setelah beberapa menit, informasi tentang panggilan, termasuk nomor telepon Anda dan alasannya, dihapus dari server Google.

Agar fitur "Penelepon Terverifikasi" berfungsi, fitur itu harus dihidupkan, yang mana secara default. Anda dapat mematikannya dengan membuka aplikasi Telepon. Buka Pengaturan> ID Pemanggil dan spam (atau Spam dan Layar Panggilan) dan matikan Panggilan Terverifikasi.

Anda juga harus memiliki aplikasi Google Phone agar fitur ini berfungsi, dan menghubungkan nomor telepon dengan Akun Google Anda. Pengguna dapat melakukan ini dengan membuka myaccount.google.com.

Di bawah "Info pribadi," pilih Info kontak dan kemudian Telepon. Anda dapat menambah, menghapus, atau mengubah nomor telepon Anda. Terakhir, agar fitur berfungsi, bisnis harus mengirim informasi "Penelepon Terverifikasi" ke Google.

Dengan halaman dukungan di atas, fitur bisa siap untuk dijalankan. Perhatikan layar "Penelepon Terverifikasi" ketika Anda menerima panggilan dari bisnis di ponsel Android. Ingat juga, banyak produsen ponsel memiliki aplikasi dialer sendiri. Fitur ini hanya ditemukan di aplikasi Telepon yang dapat diinstal dari Google Play Store.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Tak Hanya Rugi Rp3 Miliar,...
Tak Hanya Rugi Rp3 Miliar, Amanda Manopo Ngaku Diguna-guna oleh Mantan Karyawannya
Rugi hingga Rp3 Miliar,...
Rugi hingga Rp3 Miliar, Amanda Manopo Tak Sabar Penjarakan Oknum Manajemen
Sambangi Polres Jakarta...
Sambangi Polres Jakarta Selatan, Amanda Manopo Siap Laporkan Pihak Manajemen
Rekomendasi
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Berita Terkini
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved