Dihuni 8 Miliar Orang, Apakah Penduduk Dunia Bakal Berdesakan?
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 13:49 WIB
loading...
A
A
A
Wolfgang Lutz, Direktur Pendiri Wittgenstein Center for Demography and Global Human Capital di University of Vienna, memperkirakan bahwa pendidikan dan peningkatan kualitas hidup dapat secara drastis memperlambat kesuburan global.
“Ada dua pertanyaan besar,” kata Lutz kepada Wall Street Journal. “Pertama, seberapa cepat kesuburan akan menurun di Afrika. Pertanyaan lainnya adalah China, dan negara-negara dengan kesuburan sangat rendah, apakah mereka akan pulih dan seberapa cepat mereka akan pulih,” tuturnya.
Baca juga; China Inginkan Lebih Banyak Kelahiran dan Atasi Populasi Menua
Belum lagi beberapa negara dengan populasi kelompok usia tua dengan cepat dan banyak, tanpa cukup banyak anak muda untuk merawat mereka. Kondisi ini sudah terjadi di beberapa bagian dunia, ketika bom populasi terjadi di bagian dunia lainnya.
“Total populasi, pada akhirnya, adalah angka yang tidak berarti,” kata Lutz kepada WSJ. “Itu tergantung pada apa yang bisa dilakukan orang-orang ini, apa keahlian mereka, apakah mereka cukup makan,” bebernya.
“Ada dua pertanyaan besar,” kata Lutz kepada Wall Street Journal. “Pertama, seberapa cepat kesuburan akan menurun di Afrika. Pertanyaan lainnya adalah China, dan negara-negara dengan kesuburan sangat rendah, apakah mereka akan pulih dan seberapa cepat mereka akan pulih,” tuturnya.
Baca juga; China Inginkan Lebih Banyak Kelahiran dan Atasi Populasi Menua
Belum lagi beberapa negara dengan populasi kelompok usia tua dengan cepat dan banyak, tanpa cukup banyak anak muda untuk merawat mereka. Kondisi ini sudah terjadi di beberapa bagian dunia, ketika bom populasi terjadi di bagian dunia lainnya.
“Total populasi, pada akhirnya, adalah angka yang tidak berarti,” kata Lutz kepada WSJ. “Itu tergantung pada apa yang bisa dilakukan orang-orang ini, apa keahlian mereka, apakah mereka cukup makan,” bebernya.
(wib)
Lihat Juga :