Penjelajah Mars Temukan Mineral Misterius, Diperkirakan Akibat Letusan 3 Miliar Tahun Lalu

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 11:59 WIB
loading...
Penjelajah Mars Temukan...
Penemuan mineral misterius di planet Mars oleh penjelajah Curiosity NASA membuat bingung para ilmuwan. Sebab, mineral itu terbentuk dari silikon dioksida atau silika, yang biasa muncul jenis aktivitas vulkanik. Foto/LiveScience/NASA
A A A
FLORIDA - Penemuan mineral misterius di planet Mars oleh penjelajah Curiosity NASA membuat bingung para ilmuwan. Sebab, mineral itu terbentuk dari silikon dioksida atau silika, yang biasa muncul jenis aktivitas vulkanik.

Penjelajah Curiosity NASA menemukan mineral dalam batu di jantung kawah Gale selebar 154 kilometer pada 30 Juli 2015. Penjelajah Curiosity mengebor lubang kecil ke dalam batu dan mengekstraksi sampel debu berwarna perak.

Laboratorium difraksi sinar-X milik Curiosity menganalisis debu dan mendeteksi tridimit, jenis kuarsa langka yang seluruhnya terbuat dari silikon dioksida atau silika. Material ini biasanya dibentuk oleh jenis aktivitas vulkanik tertentu.

Baca juga; Ilmuwan Perkirakan Garis Misterius di Permukaan Mars Disebabkan Hal Ini

“Penemuan yang tidak biasa ini sama sekali tidak terduga. Penemuan tridimit di kawah Gale adalah salah satu pengamatan paling mengejutkan yang dilakukan penjelajah Curiosity dalam 10 tahun menjelajahi Mars,” kata Kirsten Siebach, ilmuwan planet di Rice University di Houston dan spesialis misi NASA dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Sabtu (13/8/2022)..

Penemuan tridimit mengejutkan para peneliti karena dua alasan utama,pertama aktivitas vulkanik Mars sebelumnya dianggap tidak cocok untuk menghasilkan mineral kaya silika seperti tridimit. Kedua, para ilmuwan percaya bahwa kawah Gale pernah menjadi danau kuno dan tidak memiliki gunung berapi yang terlihat di dekatnya.

“Ini yang membuat para ilmuwan menggaruk-garuk kepala ketika mereka mencoba mencari tahu bagaimana mineral itu berakhir di dasar danau,” kata Valerie Payre, seorang ilmuwan planet di Northern Arizona University dan Rice University kepada Live Science email.

Baca juga; Bongkar Kecanggihan Perseverance, Robot Penjelajah Mars

Dalam studi baru, para peneliti telah menemukan penjelasan yang dapat mengungkap misteri tersebut. Para peneliti menduga bahwa letusan eksplosif dari gunung berapi yang tidak diketahui meluncurkan abu kaya tridimit ke langit Mars, kemudian jatuh ke danau kuno di kawah Gale.
Penjelajah Mars Temukan Mineral Misterius, Diperkirakan Akibat Letusan 3 Miliar Tahun Lalu


Ketika abu jatuh ke air, abu itu akan dipecah menjadi bagian-bagian individualnya melalui kombinasi proses fisik dan kimia. Para peneliti berpikir inilah mengapa sampel tridimit sangat murni dan tidak terkontaminasi abu.

Skenario serupa telah diamati di Bumi hanya di satu lokasi, di Danau Tecocomulco di Meksiko, di mana tridimit ditemukan di dalam batuan vulkanik yang terangkat dari dasar danau. Jika abu yang kaya tridimit jatuh ke kawah Gale saat masih berupa danau, maka letusan kemungkinan terjadi antara 3 miliar hingga 3,5 miliar tahun yang lalu.

“Letusan eksplosif pasti terjadi dalam jangka waktu itu,” kata Payre. Namun, penelitian terbaru menunjukkan ada kemungkinan bahwa kawah Gale masih berupa danau hingga 1 miliar tahun yang lalu.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Batuan...
NASA Temukan Batuan Aneh Berbentuk Sisik Naga di Mars
Elon Musk Siap Bangun...
Elon Musk Siap Bangun Kota di Bulan dan Mars
Virus Raksasa Ditemukan...
Virus Raksasa Ditemukan di Kolam Jepang Berikan Petunjuk Misterius
Ilmuwan Klaim Planet...
Ilmuwan Klaim Planet Mars Dahulu Berwarna Biru Sebelum Jadi Merah
Mata Rusa Kutub Bisa...
Mata Rusa Kutub Bisa Melihat Sesuatu Melebihi Alat Canggih Manapun
Diterjang Badai Debu,...
Diterjang Badai Debu, Astronot Deteksi Petir di Mars
Indonesia Miner 2026...
Indonesia Miner 2026 Dorong Kolaborasi Global dalam Rantai Pasok Mineral
Bikin Geger! Benda Mirip...
Bikin Geger! Benda Mirip Torpedo Mengapung di Pinggir Pantai Sumenep
Viral Benda Misterius...
Viral Benda Misterius dengan Ekor Api Terbang di Langit Lampung dan Banten, Peneliti BRIN: Bekas Roket China Long March 3B
Rekomendasi
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Kasus DBD Anak Meningkat...
Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
Berita Terkini
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Infografis
Apple Kehilangan USD300...
Apple Kehilangan USD300 Miliar Akibat Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved