Memiliki Banyak Talenta Berbakat, Daewoong Yakin Indonesia Akan Menjadi Bio-Hub Global

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 06:17 WIB
loading...
Memiliki Banyak Talenta...
Head of Global Business Operation Center (Operation Director) Joong Youn, Cho. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Daewoong Pharmaceutical sebuah perusahaan perawatan kesehatan global asal Korea Selatan yang sangat serius berinovasi dan bisnis dengan rencana masa depan untuk bisnis dan Open innovation" di Indonesia.

Dalam kesempatan ini SINDOnews mendapat kesempatan wawancara dengan Head of Global Business Operation Center (Operation Director) Joong Youn, Cho.

BACA JUGA - Jumlah Data Kasus Cacar Monyet Terbanyak Justru Terjadi di Luar Afrika

Joong Youn, Cho dalam kesempatan ini menekankan visi Daewoong Pharmaceutical untuk pertumbuhan industri farmasi Indonesia, investasi berkelanjutan di bidang bio dan farmasi, serta memperkuat kerja sama dengan talenta berbakat. Peserta juga menunjukkan respons positif melalui tanya jawab aktif.

1. Sebagai salah satu dari 5 perusahaan farmasi teratas di Korea Selatan, target besar apa yang ingin dicapai Daewoong Pharmaceutical?

Berdasarkan visi ‘grup perawatan kesehatan global yang memimpin peningkatan kualitas hidup manusia', Daewoong Pharmaceutical memberikan solusi perawatan kesehatan total di bidang farmasi/bio/medis, bergerak maju secara global melalui inovasi berkelanjutan, seperti mengembangkan obat baru dan memasuki berbagai sektor perawatan di seluruh dunia.

Kami memiliki jumlah anak perusahaan atau cabang terbesar di luar negeri di antara perusahaan farmasi Korea; kami telah mendirikan anak perusahaan lokal, pusat penelitian, dan pabrik di 8 negara termasuk Indonesia, AS, dan China untuk menerapkan strategi lokalisasi.

Diantaranya, Indonesia merupakan negara strategis terbesar. Di bawah tujuan tumbuh menjadi perusahaan farmasi No.1 di Indonesia pada tahun 2030, kami telah mendirikan PT. Daewoong Pharmaceutical Company Indonesia pada tahun 2005, mendirikan usaha patungan Daewoong Infion, membangun pabrik biofarmasi pertama, memproduksi produk biomedis EPO(Erythropoietin) dan EGF(Epidermal Growth factor), membangun bio-hub melalui kolaborasi terbuka R&D dengan pemerintah dan universitas.

Secara khusus, untuk membangun sistem organik yang menghasilkan sinergi setiap bisnis, kami melakukan: ekspansi bisnis bio, penguatan R&D melalui kolaborasi terbuka, bisnis baru seperti memasuki pasar estetika, pendirian pabrik.

Selanjutnya, dengan tujuan 'Peringkat 1 dalam M/S dari setidaknya dua produk pada tahun 2027', kami berencana untuk secara aktif meluncurkan obat-obatan global baru dan uji klinis di Indonesia, seperti 'Fexuprazan', pengobatan GERD yang diproduksi di kantor pusat Korea yang menargetkan pasar global.

Daewoong Pharmaceutical memiliki inisiatif besar untuk menjadikan Indonesia sebagai bio-hub global, lebih dari sekadar meluncurkan bisnis perawatan kesehatan di Indonesia. Selain itu, kami berusaha untuk menyediakan akses yang layak ke solusi perawatan kesehatan berkualitas tinggi yang dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

2. Daewoong mendirikan cabangnya di Indonesia pada tahun 2005 apa yang melatarbelakangi memilih Indonesia untuk dalam pengembangan teknologi medis?

Indonesia adalah negara terbesar keempat di dunia dengan populasi sekitar 280 juta jiwa, dan salah satu negara ASEM (ASIA Europe Meeting) paling berpengaruh yang memiliki potensi pasar besar karena pertumbuhan ekonominya yang cepat.

Perekonomian Indonesia memiliki tingkat permintaan domestik yang tinggi; menurut data Statista, khususnya, penjualan industri farmasi adalah sekitar USD 3 miliar pada tahun 2021, dan diperkirakan akan menunjukkan pertumbuhan yang konstan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Cegah Penularan Virus...
Cegah Penularan Virus Hanta, WHO Sarankan Isolasi selama 6 Minggu
Vaksin Kanker Buatan...
Vaksin Kanker Buatan Rusia Menunjukkan Hasil Awal yang Menjanjikan
Cacing Sepanjang 8Cm...
Cacing Sepanjang 8Cm Berenang di Otak Wanita
Dr. Suzanne Huurman,...
Dr. Suzanne Huurman, Satu-Satunya Kepala Medis Perempuan di Piala Dunia 2026
Edukasi Jadi Kunci Perkembangan...
Edukasi Jadi Kunci Perkembangan Industri Estetika Medis
Inflasi Medis Picu Kenaikan...
Inflasi Medis Picu Kenaikan Biaya Kesehatan, Allianz Ingatkan Pentingnya Proteksi Jangka Panjang
Rekomendasi
3 Rekor Bersejarah Tercipta...
3 Rekor Bersejarah Tercipta saat Spanyol Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
Dominasi Bintang Liga...
Dominasi Bintang Liga Inggris di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Top Up Game di VCGamers...
Top Up Game di VCGamers Dijamin Murah, Aman dan Cepat
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved