4 Dampak Revolusi Bumi, Nomor 3 Hadirkan Perubahan Musim

Kamis, 04 Agustus 2022 - 12:56 WIB
loading...
4 Dampak Revolusi Bumi,...
Revolusi bumi merupakan gerakan bumi pada orbitnya yang mengelilingi matahari. Dalam satu kali revolusi, bumi membutuhkan waktu sekitar 365 hari 6 jam 9 menit 10 detik atau satu tahun. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Revolusi bumi merupakan gerakan bumi pada orbitnya yang mengelilingi matahari. Dalam satu kali revolusi , bumi membutuhkan waktu sekitar 365 hari 6 jam 9 menit 10 detik atau satu tahun.

Saat berevolusi, bumi mengikuti lintasan yang disebut dengan orbit bumi. Karena diukur dengan garis khatulistiwa yang bergerak dengan kemiringan lalu membentuk sudut hingga mencapai 23,50 derajat terhadap matahari. Berikut dampak dari revolusi Bumi.

1. Gerak Semu Tahunan Matahari
Gerak semu tahunan matahari ini merupakan pergerakan matahari lebih banyak menerangi ke arah bumi bagian utara dan utara menuju selatan selama 6 bulan atau setengah tahun lamanya. Sebenarnya sumbu rotasi bumi tidak sejajar dengan revolusi bumi.

Sumbu bumi miring di perkirakan sekitar 23,5 derajat yang memnyebabkan matahari tidak selalu terlihat atas garis khatulistiwa. Namun berada di tampak samping utara atau selatan bumi. Hal inilah yang mengakibatkan gerakan revolusi bumi dengan sumbu rotasi miring matahari yang seolah-olah bergeser.

Baca juga; Astrofisikawan Perkirakan Kiamat Dimulai dari Padamnya Matahari

2. Perubahan Rasi Bintang
Di setiap bagian bumi, pasti rasi bintang terlihat berbeda-beda. Rasi bintang ini dari sekumpulan beberapa bintang yang membentuk pada pola-pola tertentu.

Saat bumi berada di sebelah utara matahari, hanya rasi bintang sebelah utara matahari yang terlihat. Maka dari perubahan rasi bintang itulah yang menyebabkan bumi terlihat akan selalu berubah.

3. Pergantian Musim
Revolusi bumi bisa mempengaruhi musim sehingga berdasarkan waktu setiap tahunnya musim selalu berganti. Di Indonesia, terdapat 2 musim yang berbeda, yaitu musim kemarau dan musim hujan. Akan lebih menyulitkan ketika tidak terjadi pergantian musim di setiap daerah.

Baca juga; BMKG Sebut 30 Persen Zona Musim di Indonesia Telah Masuk Musim Hujan

4. Perbedaan Waktu Siang dan Malam
Saat waktu siang dan malam di bagian utara dan setalan tentu berbeda dengan bagian garis khatulistiwa. Dari Revolusi bumi dan kemiringan sumbu bumi yang menyebabkan gejala alam bisa terjadi bahkan selalu berulang di setiap tahunnya.

Pada bagian bumi khatulistiwa, waktu antara siang dan malam masing-masing sekitar 12 jam. Semakin ke arah utara dan selatan, maka frekuensi waktu siang dan malam akan terasa lebih lama.

MG/ Nurhalimah Zahra
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Manusia Memperlambat...
Manusia Memperlambat Putaran Rotasi Bumi, Ini Buktinya
ESA Menyelidiki Bola...
ESA Menyelidiki Bola Api Misterius yang Menerangi Langit Eropa
Matahari Tepat di Atas...
Matahari Tepat di Atas Ka’bah pada 27-28 Mei, Kemenag Ajak Cek Arah Kiblat
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Fenomena Awan Pelangi...
Fenomena Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol, BMKG: Berkaitan dengan Optik Atmosfer
Rekomendasi
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
Berita Terkini
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Infografis
12 Jenis Pisang Terbaik...
12 Jenis Pisang Terbaik di Dunia, Nomor 4 dari Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved