Satelit Militer Rusia Kejar Pesawat Ruang Angkasa AS di Atas Kutub
Rabu, 03 Agustus 2022 - 17:45 WIB
loading...
A
A
A
Diketahui, satelit USA-326 diluncurkan pada bulan Februari 2022 dengan roket SpaceX Falcon 9 dari Vandenberg Space Force Base, dengan misi yang disebut NROL-87. Ini merupakan operasi keamanan nasional rahasia yang dipimpin oleh National Reconnaissance Office (NRO) dalam kemitraan dengan SpaceX.
Baca juga; Perang Ukraina Pecah, AS Khawatir Satelit Intelijennya Ditembak Jatuh Rusia
![Satelit Militer Rusia Kejar Pesawat Ruang Angkasa AS di Atas Kutub]()
Siaran pers yang dibagikan oleh NRO setelah peluncuran awal mengklaim bahwa NROL-87 dirancang, dibangun, dan sekarang dioperasikan oleh NRO untuk mendukung "misi pengintaian overhead,". Misi ini sebagian besar berpusat untuk melindungi keamanan nasional melalui eksploitasi ruang- berbasis intelijen, pengawasan, dan pengintaian (ISR).
Analis independen Dr Marco Langbroek, dosen kesadaran situasi ruang optik di Delft University of Technology di Belanda, mengungkap jenis peralatan optik yang dimiliki satelit USA-326. Dalam salah satu posting blognya, Dr Langbroek menulis bahwa pesawat ruang angkasa itu mungkin merupakan satelit generasi berikutnya dari electro-optical imagery intelligence (IMINT).
Satelit IMINT digunakan terutama untuk memantau aktivitas darat dan laut. Kemampuan militer AS di ruang angkasa ini melebihi dari teknologi yang lain di planet ini. Kemampuan ini sejalan dengan apa yang diketahui tentang fokus ISR misi USA-326.
Baca juga; Senjata Laser Anti-Satelit Rusia Terendus, Pertempuran di Ruang Angkasa Bakal Makin Sengit
Baca juga; Perang Ukraina Pecah, AS Khawatir Satelit Intelijennya Ditembak Jatuh Rusia

Siaran pers yang dibagikan oleh NRO setelah peluncuran awal mengklaim bahwa NROL-87 dirancang, dibangun, dan sekarang dioperasikan oleh NRO untuk mendukung "misi pengintaian overhead,". Misi ini sebagian besar berpusat untuk melindungi keamanan nasional melalui eksploitasi ruang- berbasis intelijen, pengawasan, dan pengintaian (ISR).
Analis independen Dr Marco Langbroek, dosen kesadaran situasi ruang optik di Delft University of Technology di Belanda, mengungkap jenis peralatan optik yang dimiliki satelit USA-326. Dalam salah satu posting blognya, Dr Langbroek menulis bahwa pesawat ruang angkasa itu mungkin merupakan satelit generasi berikutnya dari electro-optical imagery intelligence (IMINT).
Satelit IMINT digunakan terutama untuk memantau aktivitas darat dan laut. Kemampuan militer AS di ruang angkasa ini melebihi dari teknologi yang lain di planet ini. Kemampuan ini sejalan dengan apa yang diketahui tentang fokus ISR misi USA-326.
Baca juga; Senjata Laser Anti-Satelit Rusia Terendus, Pertempuran di Ruang Angkasa Bakal Makin Sengit
Lihat Juga :