IDADX Terima 44.279 Laporan Kejahatan Phishing dalam 5 Tahun
Kamis, 04 Agustus 2022 - 00:18 WIB
loading...
A
A
A
Data phishing dikumpulkan dari beberapa sumber data, keanggotaan IDADX, laporan masyarakat, dan Netcraft. Selain itu, kami juga mengumpulkan data dari APWG (Anti-Phishing Working Group), dimana kami sudah menjadi anggota sejak tahun 2021.
'' Kami juga memberikan laporan tren phishing pada Q2 2022. Laporan tren phishing Q2 2022 telah kami unggah pada website idadx yang bisa diakses oleh publik. Kami akan memberikan laporan rutin kepada publik pada tiap kuartal, sehingga masyarakat dapat memantau dan mengetahui bagaimana perkembangan phishing dan dampaknya bagi masyarakat, '' tegas Fauzi.
Pada Q2 2022 terdapat sebanyak 5.579 laporan phishing dimana sektor bisnis yang paling banyak menjadi sasaran yaitu lembaga/layanan keuangan. Laporan ini mengalami kenaikan dimana pada Q1 2022 terdapat 3.942 laporan. Dengan adanya Indonesia Anti-Phishing Data Exchange ini,
''Kami berharap nama domain .id semakin dapat dipercaya oleh masyarakat. Kami juga akan meningkatkan fitur dan kinerja Indonesia Anti-Phishing Data Exchange (IDADX) sehingga dapat memberikan informasi phishing yang lebih akurat untuk masyarakat,'' tutupnya.
'' Kami juga memberikan laporan tren phishing pada Q2 2022. Laporan tren phishing Q2 2022 telah kami unggah pada website idadx yang bisa diakses oleh publik. Kami akan memberikan laporan rutin kepada publik pada tiap kuartal, sehingga masyarakat dapat memantau dan mengetahui bagaimana perkembangan phishing dan dampaknya bagi masyarakat, '' tegas Fauzi.
Pada Q2 2022 terdapat sebanyak 5.579 laporan phishing dimana sektor bisnis yang paling banyak menjadi sasaran yaitu lembaga/layanan keuangan. Laporan ini mengalami kenaikan dimana pada Q1 2022 terdapat 3.942 laporan. Dengan adanya Indonesia Anti-Phishing Data Exchange ini,
''Kami berharap nama domain .id semakin dapat dipercaya oleh masyarakat. Kami juga akan meningkatkan fitur dan kinerja Indonesia Anti-Phishing Data Exchange (IDADX) sehingga dapat memberikan informasi phishing yang lebih akurat untuk masyarakat,'' tutupnya.
(wbs)
Lihat Juga :