Ada Sekitar 1.350 Gunung Berapi di Seluruh Dunia, 80% Berada di Bawah Laut
Senin, 01 Agustus 2022 - 18:27 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga; Gunung Berapi Bawah Laut Meletus, Tongatapu Disapu Gelombang Tsunami
Magma naik dari mantel di atas lempeng yang turun dan menemukan jalannya melalui lempeng benua di atasnya. Inilah sebabnya ada jajaran gunung berapi di seluruh Pasifik, seperti Andes di Amerika Selatan, Cascades di Amerika Utara, Aleutian antara Alaska dan Siberia.
![Ada Sekitar 1.350 Gunung Berapi di Seluruh Dunia, 80% Berada di Bawah Laut]()
Di Pasifik barat, kata Llewellin, zona subduksi menampilkan satu lempeng samudera yang meluncur di bawah lempeng samudera lainnya. Ini dapat membentuk rantai pulau-pulau vulkanik, seperti kepulauan Jepang, dan sebagian besar Melanesia, subkawasan Oseania di Pasifik Selatan yang berisi Fiji, Vanuatu, Kepulauan Solomon, dan Papua Nugini.
“Selama sepanjang sejarah Bumi, frekuensi aktivitas gunung berapi perlahan-lahan turun. Pada masa awal, Bumi jauh lebih panas daripada sekarang, sangat panas sehingga kami pikir ada periode ketika seluruh permukaan Bumi tertutup lautan magma,” pungkas Llewellin.
Baca juga; Misteri Kawah Gunung Berapi Superbesar di Bawah Alaska Bikin Penasaran Para Ilmuwan
Magma naik dari mantel di atas lempeng yang turun dan menemukan jalannya melalui lempeng benua di atasnya. Inilah sebabnya ada jajaran gunung berapi di seluruh Pasifik, seperti Andes di Amerika Selatan, Cascades di Amerika Utara, Aleutian antara Alaska dan Siberia.

Di Pasifik barat, kata Llewellin, zona subduksi menampilkan satu lempeng samudera yang meluncur di bawah lempeng samudera lainnya. Ini dapat membentuk rantai pulau-pulau vulkanik, seperti kepulauan Jepang, dan sebagian besar Melanesia, subkawasan Oseania di Pasifik Selatan yang berisi Fiji, Vanuatu, Kepulauan Solomon, dan Papua Nugini.
“Selama sepanjang sejarah Bumi, frekuensi aktivitas gunung berapi perlahan-lahan turun. Pada masa awal, Bumi jauh lebih panas daripada sekarang, sangat panas sehingga kami pikir ada periode ketika seluruh permukaan Bumi tertutup lautan magma,” pungkas Llewellin.
Baca juga; Misteri Kawah Gunung Berapi Superbesar di Bawah Alaska Bikin Penasaran Para Ilmuwan
(wib)
Lihat Juga :