Ada Sekitar 1.350 Gunung Berapi di Seluruh Dunia, 80% Berada di Bawah Laut

Senin, 01 Agustus 2022 - 18:27 WIB
loading...
Ada Sekitar 1.350 Gunung...
Ada sekitar 1.350 gunung berapi yang masih aktif di sleuruh dunia dan baru sekitar sepertiganya saja yang sudah meletus. Bahkan sekitar 80% gunung berapi berada di bawah permukaan laut. Foto/Live Science
A A A
LONDON - Ada sekitar 1.350 gunung berapi yang masih aktif di sleuruh dunia dan baru sekitar sepertiganya saja yang sudah meletus. Bahkan sekitar 80% gunung berapi berada di bawah permukaan laut .

Data Departemen Dalam Negeri Amerika Serikat (AS) sebanyak 1.350 gunung berapi berpotensi aktif di seluruh dunia dan baru sepertiganya diketahui telah meletus di beberapa titik. Ed Llewellin, profesor vulkanologi di Universitas Durham, Inggris, mengatakan, sebagian besar gunung berapi ini terletak di bawah air, di sepanjang sistem punggungan laut sepanjang 65.000 km.

“Sekitar 80% dari keluaran magma Bumi berasal dari gunung berapi di sepanjang pegunungan ini, yang biasanya sedalam 3 hingga 4 km di bawah permukaan laut. Beberapa sistem punggungan, sekitar 9.000 km, melintasi Pasifik timur, tetapi juga melintasi semua lautan utama, termasuk 16.000 km di sepanjang tengah Atlantik,” kata Ed Llewellin dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Senin (1/8/2022).

Baca juga; Tanda-tanda Alam ketika Gunung Berapi Akan Meletus

Llewellin mengatakan, gunung berapi yang ada di darat banyak berada di sekitar Samudera Pasifik karena dibatasi dengan zona subduksi. Lokasi ini di sekitar tepi lempeng tektonik, di mana satu lempeng meluncur di bawah lempeng lainnya.

Sebagai hasil dari aktivitas tektonik ini, Samudra Pasifik adalah rumah bagi Cincin Api, sabuk seismik yang aktif sepanjang 40.000 km. Berbentuk tapal kuda, Cincin Api merupakan episentrum dari sekitar 90% gempa bumi dunia dan 75% gunung berapi darat aktif di dunia.

“Di sekitar Pasifik, lempeng samudera yang tua, dingin, dan padat meluncur di bawah lempeng benua yang berdekatan. Saat lempeng-lempeng ini turun kembali ke mantel, mereka melepaskan air dari mineral yang terbentuk di dasar laut, dan air ini menyebabkan mantel di atas meleleh, menghasilkan magma,” kata Llewellin.

Baca juga; Gunung Berapi Bawah Laut Meletus, Tongatapu Disapu Gelombang Tsunami

Magma naik dari mantel di atas lempeng yang turun dan menemukan jalannya melalui lempeng benua di atasnya. Inilah sebabnya ada jajaran gunung berapi di seluruh Pasifik, seperti Andes di Amerika Selatan, Cascades di Amerika Utara, Aleutian antara Alaska dan Siberia.
Ada Sekitar 1.350 Gunung Berapi di Seluruh Dunia, 80% Berada di Bawah Laut


Di Pasifik barat, kata Llewellin, zona subduksi menampilkan satu lempeng samudera yang meluncur di bawah lempeng samudera lainnya. Ini dapat membentuk rantai pulau-pulau vulkanik, seperti kepulauan Jepang, dan sebagian besar Melanesia, subkawasan Oseania di Pasifik Selatan yang berisi Fiji, Vanuatu, Kepulauan Solomon, dan Papua Nugini.

“Selama sepanjang sejarah Bumi, frekuensi aktivitas gunung berapi perlahan-lahan turun. Pada masa awal, Bumi jauh lebih panas daripada sekarang, sangat panas sehingga kami pikir ada periode ketika seluruh permukaan Bumi tertutup lautan magma,” pungkas Llewellin.

Baca juga; Misteri Kawah Gunung Berapi Superbesar di Bawah Alaska Bikin Penasaran Para Ilmuwan
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Gurita Biru Kehijauan...
Gurita Biru Kehijauan Langka Ditemukan di Dasar Laut Galapagos
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Rekomendasi
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
Berita Terkini
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved