WHO Tegaskan Tidak Ada Bukti Bekas Pasien COVID-19 Akan Kebal

Senin, 27 April 2020 - 00:03 WIB
loading...
WHO Tegaskan Tidak Ada...
Pasien virus Corona di Wuhan China. FOTO/ Daily
A A A
JAKARTA - Pandangan yang mengatakan orang yang telah sembuh dari Virus Corona COVID-19 akan kebal dari infeksi kedua ditanggapi serius Organisasi Kesehatan Sedunia (World Health Organization/WHO).

Menurut WHO didalam situs resminya Sabtu (25/4/2029) memperingatkan 'tidak ada bukti' bahwa pasien yang sudah sembuh dari COVID-19, memiliki antibodi yang kebal dari infeksi virus corona kedua.

WHO mengeluarkan peringatan itu dalam pengarahan sementara kasus virus korona yang dikonfirmasi di seluruh dunia mencapai 2.8 juta. Fatalitas di seluruh dunia melampaui 199 ribu, menurut statistik Universitas John’s Hopkins.

"Sebagian pemerintah telah mengisyaratkan bahwa deteksi antibodi terhadap SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19, bisa menjadi dasar untuk 'paspor imunitas' atau 'sertifitkat bebas risiko' yang akan memungkinkan pemiliknya untuk bepergian atau kembali bekerja karena mereka diasumsikan tak akan terjangkit lagi," kata WHO.

"Sekarang ini belum ada bukti bahwa orang-orang yang telah sembuh dari COVID-19 dan memiliki antibodi, terlindungi dari infeksi kedua," tambahnya.

Chile mengatakan pekan lalu akan mulai membagikan "paspor sehat" kepada orang-orang yang dianggap sebagai pasien yang sudah sembuh, memungkinkan mereka untuk bekerja kembali, Sebelum menerima paspor, mereka diperiksa untuk memastikan apakah mereka sudah memiliki antibodi.

Negara-negara lain juga mengambil langkah untuk membuka kembali perekonomian mereka, bahkan di tengah wabah baru.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
Raih Pengakuan Riset...
Raih Pengakuan Riset STEM, 2 Peneliti SGU Masuk Kandidat Ilmuwan Muda
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Rekomendasi
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Berita Terkini
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
Infografis
Sudah Ada di Indonesia,...
Sudah Ada di Indonesia, Kenali Gejala Covid-19 Varian Omicron XBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved