Tetap Mesra di Antariksa, Kosmonot Rusia dan Astronot Wanita Eropa Pertama Jalani Misi Spacewalk di Luar ISS
Kamis, 21 Juli 2022 - 19:11 WIB
loading...
Astronot Badan Antariksa Eropa Samantha Cristoforetti (kiri) dijadwalkan untuk memulai perjalanan antariksa Eropa pertama pada 21 Juli 2022. Foto/ ESA/Space.com
A
A
A
FLORIDA - Kosmonot Rusia Oleg Artemyev dan astronot wanita Eropa pertama Samantha Cristoforetti menjalani misi spacewalk di luar Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Perjalanan luar angkasa ini, akan menjadi yang kedua kali bagi Cristoforetti dalam beberapa bulan terakhir.
Cristoforetti juga menjadi orang pertama yang menggunakan TikTok di ISS dan telah memperoleh lebih dari setengah juta pengikut sejak posting pertamanya di pada Mei 2022. Misi spacewalk kali ini merupakan yang keenam di ISS pada tahun 2022.
Badan Antariksa Eropa (ESA) mengatakan, ada beragam rangkaian kegiatan terjadwal yang harus ditangani untuk misi spacewalk kali ini. Di antaranya menginstal platform dan perangkat keras adaptor workstation ke laboratorium ISS terbaru, Nauka. Termasuk menyebarkan 10 nanosatelit untuk mengumpulkan data elektronik radio.
“Sebagian besar waktu lainnya digunakan untuk menyiapkan Lengan Robot Eropa (ESA) untuk penggunaan operasional. Para kru, akan memindahkan panel kontrol eksternal, mengerjakan isolasi dan memasang titik adaptor sementara untuk lengan robot,” demikian keterangan ESA dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Kamis (21/7/2022).
Baca juga; China Siap Luncurkan Modul Wentian ke Stasiun Luar Angkasa Tiangong
Cristoforetti juga menjadi orang pertama yang menggunakan TikTok di ISS dan telah memperoleh lebih dari setengah juta pengikut sejak posting pertamanya di pada Mei 2022. Misi spacewalk kali ini merupakan yang keenam di ISS pada tahun 2022.
Badan Antariksa Eropa (ESA) mengatakan, ada beragam rangkaian kegiatan terjadwal yang harus ditangani untuk misi spacewalk kali ini. Di antaranya menginstal platform dan perangkat keras adaptor workstation ke laboratorium ISS terbaru, Nauka. Termasuk menyebarkan 10 nanosatelit untuk mengumpulkan data elektronik radio.
“Sebagian besar waktu lainnya digunakan untuk menyiapkan Lengan Robot Eropa (ESA) untuk penggunaan operasional. Para kru, akan memindahkan panel kontrol eksternal, mengerjakan isolasi dan memasang titik adaptor sementara untuk lengan robot,” demikian keterangan ESA dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Kamis (21/7/2022).
Baca juga; China Siap Luncurkan Modul Wentian ke Stasiun Luar Angkasa Tiangong
Lihat Juga :