Penemuan Gua Misterius Bekas Penambangan di Inggris, Temukan Harta Karun Sisa Logam Berharga
Selasa, 19 Juli 2022 - 17:37 WIB
loading...
A
A
A
“Ini adalah jendela yang menarik ke masa lalu dan hari terakhir ketika para pekerja tambang menghentikan kegiatan mereka,” ujar Ed Coghlan.
Baca juga; Jejak Kehidupan Manusia 48.000 Tahun Lalu Ditemukan di Gua Keramat Kazakhstan
Bersama dengan sepatu dan pipa, para penjelajah gua menemukan mangkuk yang terkubur di dinding. Ini mungkin merupakan tanda para penambang takhayul yang berterima kasih kepada tambang itu atas bijihnya yang bagus. Salah satu temuan langka adalah alat yang disebut mesin kerek, yang digunakan untuk mengangkat dan memindahkan material berat.
![Penemuan Gua Misterius Bekas Penambangan di Inggris, Temukan Harta Karun Sisa Logam Berharga]()
Salah satu temuan yang sangat misterius adalah prasasti inisial "WS", dengan tanggal "20 Agustus 1810" tertulis di bawahnya. “Penelitian kami sejauh ini belum mengidentifikasi siapa ini,” kata Coghlan.
Para penjelajah gua menemukan kata-kata dan angka-angka lain yang tergores di dinding tambang. “Kami menemukan inisial dan angka lain yang lebih mendasar di tempat yang kami yakini sebagai 'boks' atau tempat istirahat, seolah-olah seseorang telah belajar dan berlatih menulis,” tutur Coghlan.
Baca juga; Jejak Kehidupan Manusia 48.000 Tahun Lalu Ditemukan di Gua Keramat Kazakhstan
Bersama dengan sepatu dan pipa, para penjelajah gua menemukan mangkuk yang terkubur di dinding. Ini mungkin merupakan tanda para penambang takhayul yang berterima kasih kepada tambang itu atas bijihnya yang bagus. Salah satu temuan langka adalah alat yang disebut mesin kerek, yang digunakan untuk mengangkat dan memindahkan material berat.

Salah satu temuan yang sangat misterius adalah prasasti inisial "WS", dengan tanggal "20 Agustus 1810" tertulis di bawahnya. “Penelitian kami sejauh ini belum mengidentifikasi siapa ini,” kata Coghlan.
Para penjelajah gua menemukan kata-kata dan angka-angka lain yang tergores di dinding tambang. “Kami menemukan inisial dan angka lain yang lebih mendasar di tempat yang kami yakini sebagai 'boks' atau tempat istirahat, seolah-olah seseorang telah belajar dan berlatih menulis,” tutur Coghlan.
(wib)
Lihat Juga :