NASA dan Roscosmos Akur Kembali, Kosmonot Rusia Akan Diluncurkan ke ISS dengan Roket SpaceX
Sabtu, 16 Juli 2022 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga; Perang Rusia Ukraina, Nasib Astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional Ikut Terancam
Banyak kemitraan antariksa Rusia telah bubar setelah invasi negara tersebut ke Ukraina. Misalnya, mesin roket buatan Rusia tidak lagi dijual ke perusahaan Amerika, dan roket Soyuz buatan Rusia tidak lagi berada di kandang penyedia peluncuran yang berbasis di Prancis, Arianespace.
Tetapi Rusia terus menjadi bagian integral dari ISS, seperti yang telah terjadi sejak awal program. Itu bukan berarti bahwa invasi yang sedang berlangsung ke Ukraina tidak berdampak pada stasiun luar angkasa dan operasinya.
Misalnya, awal bulan ini, para kosmonot menyebarkan propaganda anti-Ukraina dari ISS, yang memicu kecaman dari NASA dan mitra program lainnya. Selain itu, kepala Roscosmos yang baru diberhentikan Dmitry Rogozin baru-baru ini mengatakan bahwa dia menginstruksikan kosmonot di ISS untuk berhenti menggunakan lengan robot Eropa yang merupakan bagian dari modul Nauka Rusia.
Kikina dan Wakata tidak akan menjadi orang non-Amerika pertama yang terbang dalam misi SpaceX ke ISS. Masing-masing dari empat penerbangan kontrak pertama perusahaan ke laboratorium yang mengorbit untuk NASA menampilkan setidaknya satu anggota awak internasional.
Banyak kemitraan antariksa Rusia telah bubar setelah invasi negara tersebut ke Ukraina. Misalnya, mesin roket buatan Rusia tidak lagi dijual ke perusahaan Amerika, dan roket Soyuz buatan Rusia tidak lagi berada di kandang penyedia peluncuran yang berbasis di Prancis, Arianespace.
Tetapi Rusia terus menjadi bagian integral dari ISS, seperti yang telah terjadi sejak awal program. Itu bukan berarti bahwa invasi yang sedang berlangsung ke Ukraina tidak berdampak pada stasiun luar angkasa dan operasinya.
Misalnya, awal bulan ini, para kosmonot menyebarkan propaganda anti-Ukraina dari ISS, yang memicu kecaman dari NASA dan mitra program lainnya. Selain itu, kepala Roscosmos yang baru diberhentikan Dmitry Rogozin baru-baru ini mengatakan bahwa dia menginstruksikan kosmonot di ISS untuk berhenti menggunakan lengan robot Eropa yang merupakan bagian dari modul Nauka Rusia.
Kikina dan Wakata tidak akan menjadi orang non-Amerika pertama yang terbang dalam misi SpaceX ke ISS. Masing-masing dari empat penerbangan kontrak pertama perusahaan ke laboratorium yang mengorbit untuk NASA menampilkan setidaknya satu anggota awak internasional.
(wib)
Lihat Juga :